Kosakata.co—-Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Irfan, meminta agar pemerintah mempermudah masyarakat pindah dari layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) mandiri ke subsidi pemerintah.
Hal ini merupakan tindak lanjut mengenai aduan masyarakat terkait pelaksanaan jaminan sosial kesehatan yang dikelola oleh BPJS.
Menurut Irfan, masyarakat harus segera diberikan kepastian dalam peralihan dari status mandiri ke subsidi pemerintah.
“Masyarakat mengeluhkan peralihan dari mandiri ke subsidi pemerintah, karena mereka harus menunggu waktu yang lama tanpa kepastian,” ucap Irfan saat dihubungi melalui sambungan telepon seluler, Selasa (02/11/2021) siang.
Dikatakan Irfan, yang mengurus perpindahan tersebut adalah orang yang sudah tidak bekerja atau pekerja yang dirumahkan sehingga mereka perlu mendapatkan solusi.
“Aduan sampai ke kami, mereka minta solusinya seperti apa, karena harus menunggu durasi lama,” ungkapnya.
Pasalnya, ketika masyarakat lambat mengalihkan mandiri ke BPJS gratis, mereka harus membayar iuran mandiri.
“Ada beberapa yang terpaksa tidak membayar, karena tidak memiliki uang untuk membayar tagihan BPJS mandiri. Sehingga masyarakat memiliki tunggakan di BPJS,” bebernya.
Akan tetapi, peralihan BPJS mandiri ke subsidi pemerintah bisa dilakukan apabila tunggakan di mandiri telah diselesaikan.
Padahal, terdapat beberapa regulasi yang dibuat pemerintah guna mengurus persyaratan memperoleh BPJS pemerintah di antaranya, membuat surat keterangan kurang mampu dan tidak bekerja di tingkat RT dan Kelurahan.
Menurutnya, itu salah satu bentuk pembuktian bahwa masyarakat bisa dipermudah berganti status BPJS mandiri ke subsidi pemerintah tanpa harus membayar tunggakan karena memang tidak mampu.
“Kan sebagai pembuktian kalau masyarakat ini tidak mampu dan tidak bekerja, karena yang lebih paham RT,” tegasnya.
Politikus PAN tersebut mendorong agar pemerintah dapat mempermudah masyarakat untuk berpindah ke BPJS yang dibayarkan pemerintah.
“Kita minta terkait hal ini dikaji, jangan dipersulit,” imbuhnya.

