KOSAKATA.CO– Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di lingkungan PT Indominco Mandiri (IMM) menjadi momentum untuk memperkuat budaya keselamatan, ketangguhan, dan kemampuan beradaptasi menghadapi perubahan industri pertambangan.
Pesan tersebut disampaikan dalam upacara HUT ke-81 RI yang digelar PT Indominco Mandiri pada Senin, 17 Agustus 2026. Upacara diikuti ratusan karyawan, jajaran manajemen, serta mitra kerja perusahaan.
Operation Head PT Indominco Mandiri Burhanuddin hadir mewakili Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Indominco Mandiri Eddy Susanto. Dalam amanatnya, manajemen mengajak seluruh pekerja menjadikan keselamatan sebagai bagian dari budaya kerja dalam setiap aktivitas operasional.
Pesan itu dinilai penting seiring perjalanan PT Indominco Mandiri yang telah beroperasi selama 29 tahun di sektor pertambangan batu bara. Selama periode tersebut, perusahaan menghadapi berbagai perubahan, mulai dari dinamika pasar, perkembangan teknologi, transisi energi hingga meningkatnya tuntutan terhadap tata kelola perusahaan.
Manajemen menilai kondisi tersebut membutuhkan ketangguhan dari seluruh elemen perusahaan. Ketangguhan tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan menghadapi kesulitan, tetapi juga kemauan untuk bangkit, melakukan evaluasi, dan memperbaiki cara kerja.
“Resilience atau ketangguhan bukan berarti kita tidak pernah menghadapi kesulitan. Ketangguhan berarti kita menghadapi tantangan dan tidak mudah menyerah,” pesan Burhanuddin
Dia mengatakan, dalam industri pertambangan, ketangguhan juga berkaitan erat dengan penerapan keselamatan kerja. Setiap pekerja diingatkan agar tidak menjadikan keselamatan sekadar kewajiban yang tertulis dalam prosedur, melainkan sebagai kebiasaan dalam menjalankan pekerjaan sehari-hari.
Manajemen menegaskan pencapaian target produksi tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan keselamatan pekerja.
“Tidak ada target produksi yang lebih penting daripada keselamatan manusia. Tidak ada pekerjaan yang begitu mendesak sehingga harus mengorbankan keselamatan,” tegas manajemen.
Selain memperkuat keselamatan kerja, PT Indominco Mandiri juga mendorong transformasi di tengah perubahan industri energi dan pertambangan. Transformasi tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi baru, tetapi juga mencakup evaluasi proses kerja, peningkatan efisiensi, serta upaya menciptakan manfaat jangka panjang bagi karyawan, lingkungan, dan masyarakat.

Peringatan HUT ke-81 RI juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah petugas pengerek bendera serta sekolah mitra yang berhasil meraih predikat Adiwiyata.
Tiga sekolah yang menerima apresiasi dari PT Indominco Mandiri yakni SMP Negeri 3 Kandolo, SMP Negeri 4 Santan Tengah, dan SD Negeri 007 Bontang Lestari.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap upaya meningkatkan kepedulian lingkungan di wilayah sekitar operasional.
Manajemen berharap program lingkungan bersama sekolah mitra dapat terus berkembang. Sekolah-sekolah di sekitar wilayah operasional didorong untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan mengikuti program Adiwiyata.
Rangkaian kegiatan HUT ke-81 RI kemudian dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng bersama jajaran manajemen PT Indominco Mandiri, mitra kerja, pengurus PWIM, dan perwakilan pemerintah desa.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama serta penampilan pantomim dari SD Negeri 003 Desa Suka Damai.
Memasuki usia 29 tahun operasional, PT Indominco Mandiri menegaskan komitmennya untuk terus beradaptasi terhadap perubahan, memperkuat budaya keselamatan kerja, serta menjalankan transformasi secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kepentingan karyawan, lingkungan, dan masyarakat sekitar.
