BONTANG – Pengerjaan pembangunan trotoar di Jalan HM Ardhan, Kelurahan Satimpo, Kota Bontang, mengalami insiden setelah alat berat proyek mengenai kabel listrik menuju gardu. Kejadian tersebut menyebabkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah sekitar.
Penanggung Jawab Lapangan Proyek dari CV Riyu Bangun Nusa, Ilham, mengatakan insiden tersebut terjadi saat pekerjaan berlangsung. Ia mengakui adanya kelalaian dalam mengantisipasi keberadaan jaringan utilitas di lokasi proyek.
“Kami tidak mau merugikan warga. Kejadian ini memang ada sedikit kelelaian mengukur ketinggian kabel dengan alat berat,” kata Ilham, Rabu (19/8/2026) siang.
Menurut dia, pihak pelaksana sebenarnya telah melakukan pengukuran sebelum pekerjaan dilakukan. Namun, kondisi di lapangan membuat pengerjaan tetap berisiko bersinggungan dengan jaringan utilitas.
Ilham menjelaskan pihaknya berupaya menggunakan alat berukuran kecil untuk meminimalkan risiko. Menurut dia, penggunaan alat berat berukuran besar dapat menimbulkan dampak lebih besar terhadap jaringan utilitas di sekitar lokasi.
“Kalau pakai yang besar, ambilannya besar juga dan kemungkinan masalahnya lebih banyak. Makanya kami menggunakan yang kecil,” ujarnya.
Setelah kabel terdampak, pihak pelaksana langsung berkoordinasi dengan PLN untuk penanganan dan perbaikan jaringan. Koordinasi juga dilakukan dengan pihak pengelola utilitas lain yang berada di sekitar proyek, termasuk jaringan gas dan PDAM.
Ilham memperkirakan proses perbaikan dapat berlangsung satu hingga tiga hari, bergantung pada tingkat kerusakan dan kesiapan material. Ia mengatakan sebagian jaringan listrik di sekitar lokasi masih berfungsi sehingga tidak seluruh wilayah mengalami pemadaman.
“Kalau tidak parah, satu hari sudah selesai. Kami tetap berkoordinasi dengan PLN supaya listrik bisa cepat dihidupkan kembali,” katanya.
Ilham menyampaikan permohonan maaf kepada warga yang aktivitasnya terganggu akibat pemadaman listrik tersebut. Ia memastikan pihaknya akan mempercepat koordinasi dengan PLN agar penanganan dapat segera diselesaikan.
“Kami minta maaf karena kegiatan warga terganggu dengan matinya listrik ini,” ujarnya.
