BONTANG – Peluang emas bagi para pencari kerja lokal di Kota Bontang resmi dimulai. Sebanyak 64 pemuda terpilih secara resmi digembleng dalam Pelatihan Vokasi UPTD Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Bontang Tahun 2026. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, di Gedung BLKI Bontang, Senin (22/6/2026).
Langkah ini menjadi angin segar di tengah tantangan dunia kerja saat ini. Melalui program ini, Pemerintah Kota Bontang berkomitmen membekali generasi muda dengan keterampilan rill yang langsung dibutuhkan oleh pasar kerja dan sektor industri.
Untuk memastikan penyerapan tenaga kerja yang optimal, pelatihan tahun ini difokuskan pada empat program keahlian yang memiliki daya serap tinggi di dunia industri dan perkantoran,
Dengan total 64 peserta dari teknikmlas, junior sekretaris, teknik listrik dan pengelola administrasi dan perkantoran yang disaring ketat, masing-masing kelas didesain secara eksklusif agar proses transfer ilmu dan praktik berjalan lebih intensif dan kompeten.
“Melalui pelatihan vokasi ini, kami berharap para peserta tidak hanya sekadar mendapatkan sertifikat, tetapi benar-benar memiliki keterampilan yang kompeten, daya saing yang tinggi, serta peluang besar untuk langsung diserap dunia kerja atau bahkan berwirausaha secara mandiri,” ujar Neni Moerniaeni dalam sambutannya.
Menariknya, program peningkatan kualitas SDM ini tetap berjalan maksimal meskipun kondisi fiskal daerah sedang mengalami penurunan. Wali Kota Neni mengungkapkan, APBD Kota Bontang yang semula berada di angka Rp3 triliun, saat ini turun menjadi Rp1,9 triliun. Namun, ia memastikan hak masyarakat untuk mendapatkan pelatihan gratis dan berkualitas tidak akan dipangkas.
Semangat ini kian diperkuat setelah Kota Bontang sukses menyabet penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri atas keberhasilannya menyelesaikan berbagai persoalan ketenagakerjaan. Hadiah dana apresiasi sebesar Rp3 miliar yang didapatkan dari pusat dipastikan akan diputar kembali sepenuhnya untuk program peningkatan kompetensi masyarakat.
“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, serap semua ilmu dari para instruktur, karena di tangan kalianlah wajah masa depan industri dan ekonomi Kota Bontang akan ditentukan,” pungkasnya.

