BONTANG – Program pembagian perlengkapan sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SPM) Negeri 1 Bontang, Kamis (10/9/2026). Menjadi momentum wali kota, Neni Moerniaeni untuk mengingatkan para siswa agar menggunakan Handphone secara bijak.
Dalam sambutannya, Neni Moerniaeni, menyampaikan kehadiran smartphone dapat meningkatkan kecerdasan jika dapat dimanfaatkan dengan tepat.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital memberikan kesempatan bagi siswa untuk memperoleh berbagai pengetahuan secara lebih mudah diluar dari pembelajaran sekolah.
“Sekarang banyak murid yang alhamdulillah pintar karena bisa mengakses yang namanya digitalisasi,” ujarnya.
Namun, Neni menekankan kepada komite sekolah untuk menyampaikan ke orang tua siswa tentang pembatasan waktu penggunaan handphone bagi anak.
Karena kata dia, penggunaan yang berlebihan dapat menyita waktu belajar dan berpotensi mengganggu perkembangan anak.
“Boleh kita memberikan smartphone, tapi ada jam-jamnya, ada batasan-batasan nya,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa perkembangan digitalisasi membuat semua informasi di dunia ini dapat akses hanya menggunakan handphone. Kondisi tersebut, kata Neni, memiliki sisi positif sekaligus negatif sehingga perlu diimbangi dengan pengawasan dari orang tua.
“Karena sekarang tanpa kita sadari, ya, seks bebas, pornografi, hal-hal negatif walaupun banyak yang positif, sehingga pengawasan orang tua itu sangat penting,” jelasnya.
Selain konten negatif, Neni juga mengingatkan adanya kelompok atau pihak tertentu yang dapat memengaruhi anak melalui media sosial. Sehingga, ia menilai pengawasan orang tua terhadap aktivitas anak di dunia digital menjadi hal yang penting.
“Sekarang sudah banyak kelompok-kelompok yang mau mempengaruhi anak-anak untuk masuk ruang-ruang tertentu, seperti group WhatsApp,” ucapnya.
Oleh karena itu, Dirinya mengingatkan kepada guru dan orang tua siswa untuk memberikan bekal ilmu pengetahuan agama pada anak sebagai salah satu upaya untuk membentengi anak-anak dari pengaruh negatif ditengah perkembangan teknologi.
Dirinya juga berpesan kepada siswa agar mampu menjaga diri dan memanfaatkan teknologi untuk penggunaan yang positif guna menunjang pendidikan dan masa depannya.
“Hati-hati yah anak-anak ku karena masa depan Bontang ada di tanganmu,” pungkasnya.

