BONTANG — Turnamen domino antar partai politik yang berlangsung di Kota Bontang mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Anggota DPRD Bontang sekaligus Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Bontang, M. Irfan. Ia menilai kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi ruang silaturahmi antar kader dan masyarakat.
Irfan mengatakan, ide pelaksanaan turnamen ini lahir dari keinginannya menciptakan wadah positif yang dapat mempererat hubungan antar partai maupun masyarakat dari berbagai latar belakang.
“Alhamdulillah, ini salah satu inovasi baru. Dan memang salah satu pencetusnya adalah saya. Saya melihat sisi positifnya banyak sekali,” kata Irfan saat ditemui usai penutupan kegiatan.
Menurut dia, turnamen ini berhasil menyatukan berbagai elemen politik maupun masyarakat. Bukan hanya sebagai arena kompetisi, ajang ini menjadi ruang interaksi sosial lintas struktur partai.
“Yang pertama, kita bisa menggabungkan partai-partai. Yang kedua, ini menjadi ajang silaturahmi dari akar rumput. Masyarakat dengan masyarakat, warga dengan warga, bisa saling bertemu melalui kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Irfan juga menegaskan bahwa permainan domino adalah bagian dari budaya masyarakat yang memiliki nilai olahraga dan strategi berpikir.
“Domino ini olahraga rakyat, tradisi yang sudah lama ada. Tidak identik dengan perjudian. Justru ini olahraga yang melatih strategi dan kecepatan berpikir,” jelasnya.
Melihat tingginya antusias peserta selama dua hari pelaksanaan turnamen, Irfan memastikan akan mendorong agar kegiatan serupa kembali digelar pada tahun-tahun berikutnya.
“Harapan saya, tahun depan seluruh partai lebih memeriahkan lagi. Ini harus menjadi bagian dari ulang tahun Kota Bontang sebagai bentuk kepedulian kita sebagai wakil rakyat,” ucapnya.
Ia juga menilai, agar kegiatan ini semakin menarik, dukungan hadiah dan penyelenggaraan harus ditingkatkan.
“Salah satu daya tariknya tentu hadiah. Mungkin perlu diperbesar agar lebih semarak,” kata Irfan.
Irfan memastikan dirinya bersama anggota dewan lainnya siap mendorong dukungan Pemerintah Kota Bontang agar turnamen menjadi agenda resmi tahunan.
“Sebagai anggota DPRD, tentu kami akan mendorong itu. Karena dari rakyat untuk rakyat, maka sudah seharusnya ada perhatian terhadap olahraga domino,” pungkasnya

