{"id":1306,"date":"2022-09-12T10:58:17","date_gmt":"2022-09-12T10:58:17","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=1306"},"modified":"2022-11-18T11:09:12","modified_gmt":"2022-11-18T11:09:12","slug":"belum-terealisasi-rusli-tegas-minta-pemkot-anggarkan-10-persen-apbd-untuk-penanganan-banjir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2022\/09\/12\/belum-terealisasi-rusli-tegas-minta-pemkot-anggarkan-10-persen-apbd-untuk-penanganan-banjir\/","title":{"rendered":"Belum Terealisasi, Rusli Tegas Minta Pemkot  Anggarkan 10 Persen APBD Untuk Penanganan Banjir"},"content":{"rendered":"<p>BONTANG &#8212; Janji Pemerintah Kota Bontang untuk menuntaskan persoalan banjir dengan melaksanakan 10 persen anggaran Pansus banjir dari APBD sampai saat ini belum terealisasi.<\/p>\n<p>Hal ini yang menjadi konsen anggota komisi 1 DPRD Bontang Rusli untuk disuarakan dalam rapat paripurna yang berlangsung Senin (12\/9\/2022).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cKami dari fraksi An Nur selalu menyuarakan wajib 10 persen dana Pansus banjir dilaksanakan. Tapi sampai sampai hari ini dengan alasan yang macam-macam belum juga terselesaikan,\u201d ujar Rusli usai rapat<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Pada kesempatan itu, Rusli mendesak pemerintah agar segera menuntaskan persoalan banjir karena dianggap sudah sangat meresahkan masyarakat termasuk dirinya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dirinya yang juga seorang petani mengaku sering gagal panen akibat banjir yang melanda kota ini. Sementara, Ia harus tetap menggaji nasib 30 pekerjanya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cSaya itu punya 30 orang pekerja. Karena banjir, apa yang mau saya bayar ke mereka,\u201d ujarnya di Ruang rapat Paripurna, Senin (12\/9\/2022).<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Selain itu, Rusli juga mengingatkan kepada pemerintah, bahwa di tahun 2024 sudah memasuki tahap Pemilu. Maka sebelum itu, Ia meminta pemerintah daerah segera menyelesaikan janji politiknya untuk mengentaskan masalah banjir.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cTahun 2024 itu sudah masuk Pemilu. Sementara, sampai sekarang realisasi 10 persen dana Pansus banjir juga belum tuntas. Apa mungkin pemerintah bisa memenuhi janji politiknya di tahun 2023,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Sekedar diketahui, usulan 10 persen anggaran banjir ke dalam batang tubuh APBD sampai saat ini masih menggantung, lantaran belum disetujui oleh Pemerintah Kota Bontang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina mengatakan, usulan 10 persen anggaran tersebut akan dituangkan dalam Perda Penanggulangan Banjir dan merupakan kesepakatan para unsur pimpinan di DPRD Bontang.<\/p>\n<p>Namun usulan itu belum disetujui oleh Pemkot Bontang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\u201cBelum ada kesepakatan tadi. Pemkot belum ambil keputusan. Kami beri waktu dulu mereka,\u201d ujarnya, Rabu (31\/8\/2022) lalu.(#)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG &#8212; Janji Pemerintah Kota Bontang untuk menuntaskan persoalan banjir dengan melaksanakan 10 persen anggaran Pansus banjir dari APBD sampai saat ini belum terealisasi. Hal ini yang menjadi konsen anggota komisi 1 DPRD Bontang Rusli untuk disuarakan dalam rapat paripurna yang berlangsung Senin (12\/9\/2022). &nbsp; \u201cKami dari fraksi An Nur selalu menyuarakan wajib 10 persen [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1307,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10,4,138],"tags":[],"class_list":["post-1306","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita","category-dprd-bontang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1306","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1306"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1306\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1476,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1306\/revisions\/1476"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1307"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1306"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1306"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1306"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}