{"id":223,"date":"2021-08-18T16:18:58","date_gmt":"2021-08-18T16:18:58","guid":{"rendered":"http:\/\/kosakata.co\/?p=223"},"modified":"2021-08-18T16:19:00","modified_gmt":"2021-08-18T16:19:00","slug":"pemprov-gulirkan-bantuan-rp-50-juta-per-desa-untuk-tangani-stunting","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2021\/08\/18\/pemprov-gulirkan-bantuan-rp-50-juta-per-desa-untuk-tangani-stunting\/","title":{"rendered":"Pemprov Gulirkan Bantuan Rp 50 Juta Per Desa untuk Tangani Stunting"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam upaya percepatan penanggulangan stunting di tingkat desa, Pemerintah Provinsi Kaltim telah meluncurkan alokasi bantuan Rp 50 juta per desa di kabupaten dan kota se-Kaltim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Pak Menteri Bahagia (Kepala BKKBN Nasional dr Hasto Wardoyo), tahun 2021 ini, Pemprov&nbsp; telah memberikan bantuan dan dukungan kepada desa-desa sebesar Rp 50 per desa,&#8221; kata Gubernur Kaltim Isran Noor saat Rapat Evaluasi Capaian Program Bangga Kencana Tingkat Provinsi Kalimantan Timur di Ruang Heart of Borneo, Kantor Gubernur Kaltim, Rabu (18\/8\/2021).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bantuan Pemprov itu, lanjutnya, diperuntukkan bagi 841 desa di Kaltim, dimana salah satunya untuk penanggulangan stunting, selain masalah kesehatan dan kegiatan desa lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mantan Bupati Kutai Timur ini pun menyebutkan total bantuan bagi ratusan desa itu ada sekitar Rp 44 miliar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Masalah stunting sudah prioritas kita di daerah Pak Menteri. Semoga, bukan saja upaya keras pemerintah, tetapi ada kesadaran masyarakat dan pihak lain ikut menanggulangi stunting ini,&#8221; harapnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, orang nomor satu Benua Etam ini menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian pusat melalui BKKBN memberikan bantuan bagi desa-desa di Kaltim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya juga terima kasih Pak Menteri Bahagia atas BLT sebesar Rp 24 miliar untuk desa-desa di Kaltim. Saya sangat berterimakasih Pak Menteri, terima kasih, terima kasih,&#8221; ucap Isran.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara Kepala BKKBN Nasional dr Hasto Wardoyo menyampaikan apresiasi atas komitmen dan tekad Gubernur Isran Noor bersama jajaran Pemprov Kaltim dalam menanggulangi masalah stunting di daerah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;Saya terima kasih sekali Pak Gubernur sudah membantu desa terkait stunting, juga PKK ikut terlibat langsung ke desa-desa. Ini bagi kami sangat membantu dalam pelaksanaan program BKKBN di desa,&#8221; ujar mantan Kepala Puskesmas Kenohan Kutai Kartanegara ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hasto menambahkan kasus stunting ini meningkat di saat pandemi dari beberapa survei, karena itu penanggulangan stunting dan pandemi harus gotong royong.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">&#8220;BKKBN ditunjuk untuk vaksinasi ibu-ibu hamil dan keluarga. Makanya, nanti kami akan ke Kaltim membantu Pak Gubernur meningkatkan pencapaian vaksinasi, selain TNI dan Polri. BKKBN siap membantu Pak Gubernur,&#8221; ungkap pria yang sudah malang melintang bertugas di Benua Etam ini. (*)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam upaya percepatan penanggulangan stunting di tingkat desa, Pemerintah Provinsi Kaltim telah meluncurkan alokasi bantuan Rp 50 juta per desa di kabupaten dan kota se-Kaltim. &#8220;Pak Menteri Bahagia (Kepala BKKBN Nasional dr Hasto Wardoyo), tahun 2021 ini, Pemprov&nbsp; telah memberikan bantuan dan dukungan kepada desa-desa sebesar Rp 50 per desa,&#8221; kata Gubernur Kaltim Isran Noor [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":224,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[41,40],"class_list":["post-223","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","tag-kaltim","tag-pemprov"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/223","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=223"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/223\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":225,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/223\/revisions\/225"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/224"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=223"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=223"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=223"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}