{"id":2304,"date":"2023-10-16T12:41:57","date_gmt":"2023-10-16T12:41:57","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=2304"},"modified":"2023-10-23T12:44:02","modified_gmt":"2023-10-23T12:44:02","slug":"prihatin-nasib-guru-pppk-dprd-kaltim-panggil-kepala-disdikbud-dan-bkd","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2023\/10\/16\/prihatin-nasib-guru-pppk-dprd-kaltim-panggil-kepala-disdikbud-dan-bkd\/","title":{"rendered":"Prihatin Nasib Guru PPPK, DPRD Kaltim Panggil Kepala Disdikbud dan BKD"},"content":{"rendered":"<p>KALTIM&#8211;Saat ini banyak guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lolos passing grade di tahun 2021, namun belum mendapatkan penempatan tugas hingga saat ini.<\/p>\n<p>Untuk itu, Komisi IV\u00a0DPRD\u00a0Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)\u00a0Kaltim,<\/p>\n<p>RDP digelar di Gedung E Lantai 1\u00a0DPRD\u00a0Kaltim\u00a0ini membahas terkait kepastian penempatan bagi\u00a0Guru\u00a0yang sudah lolos passing grade di Tahun 2021 namun belum mendapatkan kepastian penempatan. Senin (16\/10\/2023) kemarin.<\/p>\n<p>Anggota Komisi IV\u00a0DPRD\u00a0Kaltim, Rusman Ya\u2019qub menjelaskan jika penempatan\u00a0guru-guru\u00a0yang sudah lulus passing grade tersebut kini masih diproses oleh pemerintah pusat.<\/p>\n<p>\u201cTernyata setelah kita tadi pertanyakan oleh teman-teman \u00a0BKD (Badan Kepegawaian Daerah) menjawab memang bahwa itu masih dalam proses oleh pusat,\u201d ujarnya. saat ditemui usai RDP.<\/p>\n<p>Sebab kata dia, perekrutan hingga penempatan\u00a0guru\u00a0PPPK\u00a0ini yang lakukan adalah pemerintah pusat.<\/p>\n<p>\u201cKarena\u00a0PPPK\u00a0ini yang merekrut adalah pusat, termasuk sampai penempatannya. Jadi daerah itu hanya menerima hasil, sehingga apa yang terjadi di angkatan pertama\u00a0PPPK\u00a0itu banyak persoalan yang terjadi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Persoalan itu diantaranya penempatan\u00a0guru\u00a0yang sudah lulus passing grade itu tidak ditempatkan dimana\u00a0guru\u00a0tersebut bertugas semasa masih honor.<\/p>\n<p>\u201cPersoalannya yang pertama, ditempatkan tidak pada dimana dia berasal. Karena kan yang diangkat itu\u00a0guru\u00a0yang \u00a0tadinya\u00a0guru\u00a0honorer yang sekian tahun mengajar disuatu sekolah, tapi karena dia diterima jadi\u00a0PPPK\u00a0maka dia ditempatkan disekolah lain,\u201d jelas politisi PPP itu.<\/p>\n<p>Hal ini menyebabkan sekolah yang sebelumnya\u00a0guru\u00a0yang bersangkutan itu mengajar kehilangan tenaga pengajar.<\/p>\n<p>Sementara di sekolah baru di tempatkan, yang bersangkutan terkadang justru tidak mendapat jam untuk mengajar.<\/p>\n<p>\u201cAkhirnya sekolah yang ditinggalkan itu kehilangan\u00a0guru, kemudian masuk ke sekolah yang ditempatkan itu malah nggak dikasi mata pelajaran. Karena tidak sesuai dengan kondisi satuan pendidikan dimana dia ditempatkan,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Ia mengatakan permasalahan tersebut kuncinya ada dalam penginputan Data Pokok Pendidikan (Dapodik).<\/p>\n<p>\u201cKuncinya sebetulnya ada di satuan pendidikan dalam mengimput data-data di Dopodik,\u201d bebernya.<\/p>\n<p>Sebab kata dia, selama ini aplikasi yang sudah disiapkan untuk menginput data\u00a0guru\u00a0belum dijalankan secara maksimal.<\/p>\n<p>\u201cSelama ini kelemahan kita, aplikasi yang disiapkan teman-teman di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan itu belum berjalan secara maksimal, khususnya dalam persoalan input data\u00a0guru\u00a0baik yang ASN maupun honorer dan\u00a0PPPK\u00a0itu sendiri,\u201d pungkasnya.\u00a0(Advetorial)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KALTIM&#8211;Saat ini banyak guru berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang lolos passing grade di tahun 2021, namun belum mendapatkan penempatan tugas hingga saat ini. Untuk itu, Komisi IV\u00a0DPRD\u00a0Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD)\u00a0Kaltim, RDP digelar di Gedung E [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":2306,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10,4,170],"tags":[],"class_list":["post-2304","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita","category-dprd-kalimantan-timur"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2304","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2304"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2304\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2307,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2304\/revisions\/2307"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2306"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2304"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2304"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2304"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}