{"id":3206,"date":"2024-09-25T10:31:09","date_gmt":"2024-09-25T10:31:09","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=3206"},"modified":"2024-10-08T10:33:09","modified_gmt":"2024-10-08T10:33:09","slug":"capaian-realisasi-meningkat-kabid-penanaman-modal-optimisme-terus-tumbuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2024\/09\/25\/capaian-realisasi-meningkat-kabid-penanaman-modal-optimisme-terus-tumbuh\/","title":{"rendered":"Capaian Realisasi Meningkat, Kabid Penanaman Modal Optimisme Terus Tumbuh"},"content":{"rendered":"<p>BONTANG &#8211; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PSTSP) Kota Bontang baru saja mengumumkan bahwa realisasi investasi di kota ini mencapai Rp 878,6 miliar hingga Triwulan Kedua 2024, menandakan optimisme yang kuat di kalangan investor.<\/p>\n<p>Kepala Bidang Penanaman Modal DPM-PSTSP, Karel, menjelaskan bahwa pertumbuhan investasi ini didominasi oleh pelaku usaha non-UMK (Usaha Mikro dan Kecil). Pada Triwulan pertama 2024, penanaman modal dalam negeri (PMDN) dari sektor ini tercatat sebesar Rp 567.435.705.438, sedangkan penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp 102.778.141.779.<\/p>\n<p>&#8220;Angka-angka ini menunjukkan bahwa pelaku usaha tetap optimis meskipun tantangan pandemi masih ada,&#8221; katanya.<\/p>\n<p>Setelah memasuki Triwulan kedua, DPM-PSTSP mencatat pertumbuhan yang lebih signifikan. PMDN pada periode ini mencapai Rp 311.178.239.864, sementara PMA mencatatkan Rp 7.503.719.958, menunjukkan kepercayaan yang tumbuh di kalangan investor.<\/p>\n<p>\u201cKami melihat bahwa minat investor untuk berinvestasi di Bontang semakin meningkat, yang tercermin dari realisasi angka ini,\u201d tambah Karel.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, total investasi di Bontang meliputi PMDN sebesar Rp 878.613.945.322 dan PMA mencapai Rp 110.281.861.757. Data ini menunjukkan bahwa Bontang tetap menjadi destinasi menarik meskipun harus menghadapi berbagai tantangan.<\/p>\n<p>Karel juga menyoroti kontribusi penting dari Usaha Mikro dan Kecil (UMK) dalam pencapaian ini. Untuk semester pertama 2024, investasi dari UMK terbagi menjadi modal tetap sebesar Rp 1.113.895.186 dan modal kerja Rp 5.263.251.223.<\/p>\n<p>Dari jumlah pelaku usaha yang melapor ke DPM-PSTSP, terdapat 200 pelaku usaha UMK, sementara pelaku usaha non-UMK yang melapor untuk PMDN mencapai 282, dan 11 pelapor untuk PMA. Aktivitas pelaporan ini sangat penting untuk memantau perkembangan investasi di kota ini.<\/p>\n<p>Realisasi investasi sendiri mencakup implementasi rencana investasi yang telah disetujui, menggunakan modal untuk berbagai kegiatan ekonomi, seperti pembangunan infrastruktur, pengadaan alat, dan peningkatan kapasitas produksi.<\/p>\n<p>Karel menegaskan komitmen DPM-PSTSP untuk mendukung para investor dan pelaku usaha. Dengan investasi yang terus bertumbuh, kami yakin perekonomian Bontang akan mengalami kemajuan yang signifikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.<\/p>\n<p>Kendati tantangan di luar sana, pentingnya investasi bagi pertumbuhan ekonomi daerah tidak bisa diabaikan. Dengan upaya berkelanjutan untuk menarik investor dan menciptakan lingkungan yang kondusif, Bontang memiliki potensi untuk menjadi daerah unggulan dalam investasi di masa depan.<\/p>\n<p>DPM-PSTSP berharap untuk terus menjaga momentum positif ini melalui kebijakan yang pro-investasi, demi meningkatkan daya tarik Bontang sebagai lokasi investasi yang menjanjikan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG &#8211; Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PSTSP) Kota Bontang baru saja mengumumkan bahwa realisasi investasi di kota ini mencapai Rp 878,6 miliar hingga Triwulan Kedua 2024, menandakan optimisme yang kuat di kalangan investor. Kepala Bidang Penanaman Modal DPM-PSTSP, Karel, menjelaskan bahwa pertumbuhan investasi ini didominasi oleh pelaku usaha non-UMK (Usaha Mikro [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3207,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10,4],"tags":[],"class_list":["post-3206","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3206","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3206"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3206\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3208,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3206\/revisions\/3208"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3207"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3206"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3206"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3206"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}