{"id":384,"date":"2021-10-18T18:20:38","date_gmt":"2021-10-18T18:20:38","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=384"},"modified":"2021-10-18T18:20:38","modified_gmt":"2021-10-18T18:20:38","slug":"anggota-dprd-bontang-minta-pemkot-pikir-ulang-tambah-penyertaan-modal-di-bank-kaltimtara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2021\/10\/18\/anggota-dprd-bontang-minta-pemkot-pikir-ulang-tambah-penyertaan-modal-di-bank-kaltimtara\/","title":{"rendered":"Anggota DPRD Bontang Minta Pemkot Pikir Ulang Tambah Penyertaan Modal di Bank Kaltimtara"},"content":{"rendered":"<p>Kosakata.co&#8212;&#8211; Anggota Komisi II\u00a0 \u00a0DPRD Bontang\u00a0 Nur Salam meminta Pemerintah Kota,\u00a0 memikirkan ulang rencana penambahan anggaran penyertaan modal di Bank Kaltimtara, dari Rp\u00a0 63\u00a0 miliar menjadi Rp 75 miliar. Hal itu lantaran, deviden dari\u00a0 penyertaan modal tersebut\u00a0 dinilai terlalu kecil, yakni hanya Rp 2,7 miliar di tahun\u00a0 2021.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Deviden dari Bank Kaltimtara pun disebutnya mengalami penurunan\u00a0 tiap tahun. Dia\u00a0 mencontohkan, pada\u00a0 tahun\u00a0 2010 lalu dengan anggaran\u00a0 penyertaan modal\u00a0 sebanyak Rp 46 miliar, Pemerintah Kota Bontang mendapatkan deviden\u00a0 sebanyak Rp\u00a0 9\u00a0 miliar.<\/p>\n<p>&#8220;Jumlah\u00a0 devidennya sangat kecil\u00a0 dan turun setiap tahunnya, makanya saya\u00a0 minta Pemkot Bontang pikir ulang kalau mau tambah jumlah penyertaan\u00a0 modal di Bank Kaltimtara,&#8221; pungkasnya<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Nur Salam\u00a0 \u00a0pun mencontohkan,\u00a0 \u00a0program yang sama di daerah lain yang hasilnya\u00a0 jauh berbeda. Seperti di Makassar, Sulawesi Selatan.\u00a0 Daerah\u00a0 yang dijuluki\u00a0 sebagai Kota Daeng tersebut\u00a0 mendapatkan deviden sebanyak Rp 8\u00a0 miliar dari\u00a0 penyertaan modal sebanyak Rp 63 miliar.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Coba kita lihat di Makassar,\u00a0 \u00a0jumlah penyertaan modalnya sama tapi devidennya\u00a0 jauh berbeda,&#8221; sebutnya<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Nursalam pun menyebut\u00a0 , tujuan investasi dilakukan adalah untuk menciptakan iklim daerah atau stimulan dalam menciptakan kemandirian fiskal. Termasuk investasi dalam bentuk penyertaan modal. Selain itu, jika hasil\u00a0 dari\u00a0 penyertaan modal tersebut positif,\u00a0 juga bisa \u00a0memberi kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pinjaman.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Kita dukung semua\u00a0 bentuk investasi, termasuk penyertaan modal ini.\u00a0 Tapi kalau hasilnya kecil mending kita cari model investasi lainnya, karena cuman Rp 2,7 miliar,\u00a0 perusahaan hanya menggugurkan kewajiban menyetor deviden,\u201d\u00a0 pungkasnya (MS)<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kosakata.co&#8212;&#8211; Anggota Komisi II\u00a0 \u00a0DPRD Bontang\u00a0 Nur Salam meminta Pemerintah Kota,\u00a0 memikirkan ulang rencana penambahan anggaran penyertaan modal di Bank Kaltimtara, dari Rp\u00a0 63\u00a0 miliar menjadi Rp 75 miliar. Hal itu lantaran, deviden dari\u00a0 penyertaan modal tersebut\u00a0 dinilai terlalu kecil, yakni hanya Rp 2,7 miliar di tahun\u00a0 2021. &nbsp; Deviden dari Bank Kaltimtara pun disebutnya [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":386,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10,8],"tags":[83,60,57],"class_list":["post-384","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-ekonomi-bisnis","tag-bank-kaltimtara","tag-dprd-bontang","tag-pemkot-bontang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/384","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=384"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/384\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":387,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/384\/revisions\/387"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/386"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=384"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=384"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=384"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}