{"id":4020,"date":"2025-05-26T12:37:53","date_gmt":"2025-05-26T12:37:53","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=4020"},"modified":"2025-10-05T15:13:22","modified_gmt":"2025-10-05T15:13:22","slug":"perhotelan-jadi-pr-besar-bontang-di-tengah-ambisi-kembangkan-ekonomi-biru-dpm-ptsp-beberkan-kendala-utama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2025\/05\/26\/perhotelan-jadi-pr-besar-bontang-di-tengah-ambisi-kembangkan-ekonomi-biru-dpm-ptsp-beberkan-kendala-utama\/","title":{"rendered":"Perhotelan Jadi PR Besar Bontang di Tengah Ambisi Kembangkan Ekonomi Biru, DPM-PTSP Beberkan Kendala Utama"},"content":{"rendered":"<p>Bontang \u2013 Potensi pengembangan sektor pariwisata di Kota Bontang terus digaungkan, salah satunya melalui penguatan sektor ekonomi biru dan UMKM. Namun agar industri wisata benar-benar tumbuh, infrastruktur pendukung seperti perhotelan menjadi kebutuhan yang tak bisa diabaikan.<\/p>\n<p>Dikutip dari Kaltim Today, DPM-PTSP Kaltim menilai Bontang memiliki peluang besar untuk menarik investasi di sektor pariwisata dan industri. Namun, di sisi lain, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang mengungkapkan bahwa pengembangan perhotelan di kota ini masih menghadapi sejumlah tantangan yang cukup krusial.<\/p>\n<p>Jafung Penata Perizinan Ahli Muda DPM-PTSP, Idrus , menyebut ada dua kendala utama yang kerap menjadi pertimbangan ketika ingin membangun hotel di Bontang. Pertama, keterbatasan lahan strategis.<\/p>\n<p>\u201cLuas daratan Bontang memang tidak terlalu besar, dan sebagian besar wilayah yang dianggap strategis sudah dimanfaatkan untuk permukiman dan industri,\u201d kata Idrus ketika ditemui di kantornya, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Senin (26\/05\/2025) siang.<\/p>\n<p>Kendala kedua, lanjut Idrus, adalah karakter Bontang yang hingga kini belum menjadi kota tujuan wisata, melainkan lebih dikenal sebagai kota industri dan tempat bekerja. Hal ini membuat okupansi hotel belum terlalu menjanjikan bagi pelaku usaha perhotelan.<\/p>\n<p>\u201cBisa dibilang Bontang ini, kan, masih kota industri yang orang datang ke sini untuk kerja. Belum terlalu ramai ketimbang kota lain. Rasanya investor masih berhitung cermat sebelum benar-benar menanamkan modal di sektor perhotelan untuk di Bontang,&#8221; jelasnya.<\/p>\n<p>Meski demikian, DPM-PTSP Bontang tetap mendorong agar sektor ini terus dipersiapkan. Mereka membuka ruang dialog dengan investor, memetakan lokasi potensial yang bisa difungsikan untuk bisnis penginapan, serta mengkaji kemungkinan skema kemitraan dengan pemilik lahan.<\/p>\n<p>\u201cKami siap memfasilitasi dan membantu menjembatani kebutuhan investor dengan kebijakan daerah. Bontang mungkin belum terlalu ramai sekarang, tapi jika potensi wisata bahari, UMKM, dan ekonomi biru terus dikembangkan, maka kebutuhan akan hotel akan datang dengan sendirinya,\u201d tandasnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bontang \u2013 Potensi pengembangan sektor pariwisata di Kota Bontang terus digaungkan, salah satunya melalui penguatan sektor ekonomi biru dan UMKM. Namun agar industri wisata benar-benar tumbuh, infrastruktur pendukung seperti perhotelan menjadi kebutuhan yang tak bisa diabaikan. Dikutip dari Kaltim Today, DPM-PTSP Kaltim menilai Bontang memiliki peluang besar untuk menarik investasi di sektor pariwisata dan industri. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4021,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10,4,145],"tags":[173,174],"class_list":["post-4020","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita","category-bontang","tag-adv","tag-dpmptsp-bontang-2025"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4020","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4020"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4020\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4022,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4020\/revisions\/4022"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4021"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4020"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4020"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4020"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}