{"id":4761,"date":"2025-10-26T10:17:05","date_gmt":"2025-10-26T10:17:05","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=4761"},"modified":"2025-10-26T10:18:41","modified_gmt":"2025-10-26T10:18:41","slug":"asn-disdukcapil-bontang-ikut-lestarikan-budaya-lewat-bontang-city-carnival-2025","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2025\/10\/26\/asn-disdukcapil-bontang-ikut-lestarikan-budaya-lewat-bontang-city-carnival-2025\/","title":{"rendered":"ASN Disdukcapil Bontang Ikut Lestarikan Budaya Lewat Bontang City Carnival 2025"},"content":{"rendered":"<p>Bontang &#8211; Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang turut ambil bagian dalam Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya 2025, Sabtu (25\/10\/2025) malam. Keikutsertaan mereka menjadi wujud dukungan terhadap pelestarian budaya daerah sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 Kota Bontang.<\/p>\n<p>Kepala Disdukcapil Bontang, Budiman, mengatakan bahwa partisipasi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral ASN dalam menjaga dan mengenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas.<\/p>\n<p>\u201cASN Disdukcapil ikut BCC dan Pawai Budaya sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan tahunan ini dan untuk menumbuhkan kebanggaan terhadap budaya lokal,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut, sekitar 50 pegawai Disdukcapil tampil mengenakan busana batik bermotif Dayak yang didominasi warna merah tua. Sebanyak lima pegawai tampil khusus dengan kostum carnival, sementara lainnya berbaris rapi membawa atribut khas daerah.<\/p>\n<p>Meski digelar pada malam hari, semangat para peserta tetap tinggi. Barisan Disdukcapil terlihat kompak di antara ratusan peserta lain yang mewakili instansi pemerintah, komunitas, dan sekolah.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4589 size-jnews-featured-1140\" src=\"https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/05-1140x1140.jpg\" alt=\"\" width=\"1140\" height=\"1140\" srcset=\"https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/05-1140x1140.jpg 1140w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/05-300x300.jpg 300w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/05-1024x1024.jpg 1024w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/05-150x150.jpg 150w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/05-768x768.jpg 768w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/05-1536x1536.jpg 1536w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/05-2048x2048.jpg 2048w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/05-75x75.jpg 75w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/05-750x750.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1140px) 100vw, 1140px\" \/><\/p>\n<p>Budiman menyebut, keterlibatan ASN dalam kegiatan budaya menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas lokal dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap kebudayaan daerah.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin ASN tidak hanya bekerja di kantor, tetapi juga ikut memeriahkan kegiatan masyarakat. Ini bagian dari pelayanan publik dalam bentuk kebersamaan,\u201d ucapnua.<\/p>\n<p>Ribuan warga tampak memenuhi sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga kawasan Api-Api untuk menyaksikan parade. Masyarakat antusias memberikan tepuk tangan dan sorakan semangat kepada setiap rombongan yang melintas.<\/p>\n<p>Pemerintah Kota Bontang menyebut kegiatan seperti BCC menjadi sarana efektif untuk memperkenalkan potensi budaya dan kreativitas daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara ASN dan masyarakat. (Ra)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bontang &#8211; Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang turut ambil bagian dalam Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya 2025, Sabtu (25\/10\/2025) malam. Keikutsertaan mereka menjadi wujud dukungan terhadap pelestarian budaya daerah sekaligus perayaan Hari Ulang Tahun ke-26 Kota Bontang. Kepala Disdukcapil Bontang, Budiman, mengatakan bahwa partisipasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4762,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10,4,145],"tags":[],"class_list":["post-4761","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita","category-bontang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4761","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4761"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4761\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4764,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4761\/revisions\/4764"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4762"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}