{"id":4889,"date":"2025-11-06T07:37:04","date_gmt":"2025-11-06T07:37:04","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=4889"},"modified":"2025-11-11T10:01:08","modified_gmt":"2025-11-11T10:01:08","slug":"mengenal-lipat-batik-program-disdukcapil-bontang-yang-bantu-cegah-sengketa-status-keluarga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2025\/11\/06\/mengenal-lipat-batik-program-disdukcapil-bontang-yang-bantu-cegah-sengketa-status-keluarga\/","title":{"rendered":"Mengenal LIPAT BATIK, Program Disdukcapil Bontang yang  Bantu Cegah Sengketa Status Keluarga"},"content":{"rendered":"<p>Kosakata.co,Bontang &#8211; Inovasi LIPAT BATIK yang dijalankan Disdukcapil Kota Bontang tidak hanya memudahkan akses pelayanan itsbat nikah, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mencegah masalah sosial dan administratif yang berpotensi muncul di masa mendatang.<\/p>\n<p>Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Budiman, mengatakan bahwa ketiadaan dokumen pernikahan resmi dapat menimbulkan persoalan serius seperti kesulitan pembuatan akta kelahiran anak, persoalan hak waris, hingga sengketa keluarga.<\/p>\n<p>\u201cLebih baik dicegah daripada diselesaikan setelah terjadi masalah,\u201d tegasnya, Kamis (6\/11\/2025).<\/p>\n<p>LIPAT BATIK dirancang sebagai pelayanan terpadu yang proaktif dan humanis. Petugas mengedepankan pendampingan yang ramah serta membantu masyarakat memahami pentingnya dokumen resmi keluarga.<\/p>\n<p>\u201cKami memastikan masyarakat tidak hanya dilayani, tetapi juga diberdayakan,\u201d lanjut Budiman.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-4916 size-full\" src=\"https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/02-1.jpg\" alt=\"\" width=\"1102\" height=\"1532\" srcset=\"https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/02-1.jpg 1102w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/02-1-216x300.jpg 216w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/02-1-737x1024.jpg 737w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/02-1-768x1068.jpg 768w, https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/02-1-750x1043.jpg 750w\" sizes=\"(max-width: 1102px) 100vw, 1102px\" \/><\/p>\n<p>Kepala Bidang PIAK, Muhammad Thamrin, menjelaskan bahwa selain penerbitan akta nikah, tim juga melakukan penyesuaian struktur Kartu Keluarga dan dokumen turunannya.<\/p>\n<p>\u201cSemua harus sinkron untuk menjamin ketertiban administrasi,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Thamrin menegaskan bahwa data kependudukan yang benar dan terstruktur penting untuk mendukung kebijakan pembangunan, distribusi bantuan sosial, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik. Data keluarga yang tidak jelas berpotensi menciptakan kesalahan dalam kebijakan.<\/p>\n<p>Program ini juga mendapat apresiasi dari masyarakat karena meminimalkan biaya transportasi dan waktu pengurusan. Proses yang dulu dirasa rumit kini dapat diselesaikan dalam satu alur.<\/p>\n<p>Melalui LIPAT BATIK, Disdukcapil Bontang memperlihatkan bahwa pelayanan publik dapat berjalan efektif apabila dilakukan melalui kolaborasi, kedekatan, dan kepedulian terhadap kebutuhan riil masyarakat. (Ra)<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kosakata.co,Bontang &#8211; Inovasi LIPAT BATIK yang dijalankan Disdukcapil Kota Bontang tidak hanya memudahkan akses pelayanan itsbat nikah, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mencegah masalah sosial dan administratif yang berpotensi muncul di masa mendatang. Kepala Disdukcapil Kota Bontang, Budiman, mengatakan bahwa ketiadaan dokumen pernikahan resmi dapat menimbulkan persoalan serius seperti kesulitan pembuatan akta kelahiran anak, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4890,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10,4,145],"tags":[],"class_list":["post-4889","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita","category-bontang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4889"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4889\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4951,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4889\/revisions\/4951"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}