{"id":5129,"date":"2025-11-22T08:11:20","date_gmt":"2025-11-22T08:11:20","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=5129"},"modified":"2025-11-22T08:14:18","modified_gmt":"2025-11-22T08:14:18","slug":"lpk-diamort-dan-disnaker-bontang-latih-28-peserta-tata-boga-dorong-lahirnya-wirausaha-baru-olahan-laut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2025\/11\/22\/lpk-diamort-dan-disnaker-bontang-latih-28-peserta-tata-boga-dorong-lahirnya-wirausaha-baru-olahan-laut\/","title":{"rendered":"LPK Diamort dan Disnaker Bontang Latih 28 Peserta Tata Boga, Dorong Lahirnya Wirausaha Baru Olahan Laut"},"content":{"rendered":"<p>Bontang \u2013 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Diamort bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang resmi menuntaskan Pelatihan Kejuruan Tata Boga yang berfokus pada olahan hasil laut.<\/p>\n<p>Program yang digelar sejak 27 Oktober hingga 15 November 2025 ini diikuti 28 peserta dan dinilai berhasil mencetak calon wirausaha baru di sektor kuliner.<\/p>\n<p>Direktur LPK Diamort, Luhur Budi Rahayuningsih, mengatakan pelatihan ini dirancang berdasarkan pengalaman pandemi Covid-19, saat produk pangan rumahan khususnya olahan laut menjadi sektor yang paling bertahan.<\/p>\n<p>\u201cKami ingin peserta melihat peluang dari kekayaan laut Bontang. Produk seperti amplang, abon ikan, hingga keripik bawis memiliki pasar jelas dan bisa menjadi sumber pendapatan baru, terutama bagi perempuan yang punya waktu luang di rumah,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-5132 size-jnews-1140x815\" src=\"https:\/\/kosakata.co\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG-20251122-WA0007-960x815.jpg\" alt=\"\" width=\"960\" height=\"815\" \/><\/p>\n<p>Dalam pelatihan, peserta mempelajari berbagai teknik produksi seperti pembuatan amplang, abon ikan, keripik bawis, bakso ikan, empek-empek, hingga otak-otak. Mereka juga dibekali keterampilan wirausaha, mulai dari pengemasan, perhitungan biaya produksi, penentuan harga jual, hingga standar higienitas.<\/p>\n<p>Instruktur pelatihan, Aminah, menjelaskan bahwa materi diberikan mulai dari teori hingga praktik intensif. Peserta diperkenalkan dengan peralatan produksi seperti spinner, chopper, dan blender demi meningkatkan kualitas dan konsistensi produk.<\/p>\n<p>\u201cSaya tekankan sejak awal, ini bukan sekadar pelatihan memasak. Standar untuk dijual berbeda dengan masak di rumah. Dan mereka cepat menangkap itu,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia menilai antusiasme peserta terlihat dari keseriusan mereka selama 20 hari pelatihan. Beberapa peserta bahkan mulai membeli peralatan produksi sendiri karena ingin mencoba usaha dari rumah.<\/p>\n<p>\u201cBenih-benih wirausaha itu sudah terlihat. Mereka aktif bertanya, mencoba, dan berani berinvestasi,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Instruktur juga memberikan edukasi soal legalitas usaha seperti PIRT dan sertifikasi halal sebagai syarat pelaku UMKM naik kelas. Pada hari terakhir pelatihan, peserta diminta membawa produk olahan masing-masing sebagai evaluasi akhir.<\/p>\n<p>Salah satu peserta, Luthful, mengaku ikut pelatihan karena ingin memperdalam minat memasak sekaligus mencari peluang usaha.<\/p>\n<p>\u201cSaya dari dulu suka masak. Di sini saya bisa belajar langsung, bukan hanya lihat video. Jadi paham caranya, terutama untuk abon dan olahan ikan lain,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Ia mengatakan seluruh materi dapat diaplikasikan ke usaha rumahan.<\/p>\n<p>\u201cIlmu yang saya dapat sangat bisa dipakai untuk jualan. Tinggal dikembangkan, dikreasikan, dan dipraktikkan,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p>Baginya, pelatihan ini bukan hanya soal keterampilan, tetapi juga jaringan.<\/p>\n<p>\u201cSeru, dapat teman baru. Ada peserta yang suaminya nelayan, jadi bisa tanya soal ikan. Ini bisa jadi relasi bisnis ke depan,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Untuk memastikan standar kemampuan peserta, seluruh hasil pelatihan diuji oleh Tempat Uji Kompetensi (TUK) Citra Nusantara. Pada penutupan pelatihan, setiap peserta juga menerima satu unit chopper sebagai dukungan awal memulai usaha.<\/p>\n<p>Direktur LPK Diamort berharap pelatihan ini menjadi langkah nyata melahirkan wirausaha baru di Bontang. \u201cKami ingin keterampilan yang diberikan berkembang menjadi usaha produktif, bukan berhenti di ruang pelatihan,\u201d ujar Luhur.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bontang \u2013 Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Diamort bersama Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang resmi menuntaskan Pelatihan Kejuruan Tata Boga yang berfokus pada olahan hasil laut. Program yang digelar sejak 27 Oktober hingga 15 November 2025 ini diikuti 28 peserta dan dinilai berhasil mencetak calon wirausaha baru di sektor kuliner. Direktur LPK Diamort, Luhur Budi Rahayuningsih, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5130,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,145,8],"tags":[],"class_list":["post-5129","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-bontang","category-ekonomi-bisnis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5129","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5129"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5129\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5136,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5129\/revisions\/5136"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5130"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5129"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5129"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5129"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}