{"id":5439,"date":"2026-03-09T11:16:48","date_gmt":"2026-03-09T11:16:48","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=5439"},"modified":"2026-03-09T11:16:48","modified_gmt":"2026-03-09T11:16:48","slug":"sitti-yara-buka-pesantren-kilat-ramadan-reboot-dorong-generasi-muda-bontang-perkuat-spiritual-di-bulan-suci","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2026\/03\/09\/sitti-yara-buka-pesantren-kilat-ramadan-reboot-dorong-generasi-muda-bontang-perkuat-spiritual-di-bulan-suci\/","title":{"rendered":"Sitti Yara Buka Pesantren Kilat \u201cRamadan Reboot\u201d, Dorong Generasi Muda Bontang Perkuat Spiritual di Bulan Suci"},"content":{"rendered":"<p>BONTANG\u2014 Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Sitti Yara, membuka kegiatan Pesantren Kilat bertajuk \u201cRamadan Reboot\u201d yang digelar bersama Komunitas Pencinta Alam (KPA) Green Squad sebagai upaya pembinaan spiritual generasi muda selama bulan suci Ramadan.<\/p>\n<p>Dilaksanakan di Taman Nasional Kutai, Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti berbagai rangkaian pembelajaran keagamaan yang bertujuan memperkuat iman serta membentuk karakter generasi muda yang berakhlak.<\/p>\n<p>Dalam sambutannya,Sitti Yara menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar bulan untuk menahan lapar dan dahaga, tetapi juga momentum penting untuk memperbaiki diri dan memperkuat nilai-nilai spiritual.<\/p>\n<p>\u201cRamadan adalah madrasah bagi jiwa kita. Di bulan ini kita belajar mengendalikan diri, memperkuat iman, serta memperbaiki hubungan dengan Allah SWT dan sesama manusia,\u201d ujar Sitti Yara saat membuka kegiatan tersebut, Minggu (08\/03\/2026) sore.<\/p>\n<p>Ia menjelaskan, tema \u201cRamadan Reboot\u201d dipilih sebagai simbol ajakan untuk melakukan pembaruan diri. Istilah *reboot* yang diambil dari dunia teknologi dimaknai sebagai proses memulai ulang sistem agar dapat kembali berjalan secara optimal.<\/p>\n<p>Menurutnya, dalam kehidupan sehari-hari manusia sering kali disibukkan dengan berbagai urusan dunia, termasuk paparan konten negatif di media sosial maupun kebiasaan yang menjauhkan dari nilai-nilai keagamaan.<\/p>\n<p>\u201cPesantren kilat ini menjadi momen bagi kita semua untuk melakukan \u2018instal ulang\u2019 terhadap diri, agar kembali kepada nilai-nilai kebaikan dan kedekatan dengan Allah SWT,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Dalam kegiatan tersebut, para peserta diajak menjalani tiga langkah perubahan utama. Pertama, me-reset niat, yaitu mengembalikan setiap aktivitas kehidupan semata-mata karena Allah SWT. Kedua, membersihkan hati dari berbagai penyakit batin seperti kesombongan, kemalasan, dan rasa iri. Ketiga, memperbarui kebiasaan , dengan mengganti perilaku kurang baik menjadi kebiasaan positif yang lebih disiplin dalam beribadah.<\/p>\n<p>Sitti Yara juga mengingatkan para peserta agar memanfaatkan momentum kegiatan dengan sebaik-baiknya. Meski berlangsung dalam format pesantren kilat, ia berharap nilai-nilai yang didapatkan dapat memberikan dampak jangka panjang dalam kehidupan peserta.<\/p>\n<p>\u201cKami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan perubahan sesaat, tetapi mampu menumbuhkan kebiasaan baik yang terus dijaga bahkan setelah Ramadan berakhir,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Selain memperdalam pemahaman agama, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kedekatan peserta dengan Al-Qur\u2019an serta mempererat ukhuwah atau persaudaraan di antara sesama.<\/p>\n<p>Sitti Yara turut menyampaikan apresiasi kepada panitia, ustaz, dan ustazah yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak sangat penting untuk menghadirkan ruang pembinaan keagamaan bagi generasi muda di Kota Bontang.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG\u2014 Wakil Ketua DPRD Kota Bontang, Sitti Yara, membuka kegiatan Pesantren Kilat bertajuk \u201cRamadan Reboot\u201d yang digelar bersama Komunitas Pencinta Alam (KPA) Green Squad sebagai upaya pembinaan spiritual generasi muda selama bulan suci Ramadan. Dilaksanakan di Taman Nasional Kutai, Kegiatan yang diikuti sekitar 50 peserta tersebut berlangsung khidmat dan penuh antusiasme. Para peserta mengikuti berbagai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5440,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4,145,138],"tags":[],"class_list":["post-5439","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-bontang","category-dprd-bontang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5439","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5439"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5439\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5441,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5439\/revisions\/5441"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5440"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5439"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5439"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5439"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}