{"id":5889,"date":"2026-06-20T10:40:51","date_gmt":"2026-06-20T10:40:51","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=5889"},"modified":"2026-08-31T10:42:07","modified_gmt":"2026-08-31T10:42:07","slug":"tongkat-estafet-kepemimpinan-lapas-bontang-fokus-pada-inovasi-dan-pembinaan-produktif","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2026\/06\/20\/tongkat-estafet-kepemimpinan-lapas-bontang-fokus-pada-inovasi-dan-pembinaan-produktif\/","title":{"rendered":"Tongkat Estafet Kepemimpinan Lapas Bontang, Fokus pada Inovasi dan Pembinaan Produktif"},"content":{"rendered":"<p>BONTANG &#8211; Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang menjadi momentum strategis bagi keberlanjutan pembinaan warga binaan.<\/p>\n<p>Huzaifah Makmur Hidayah resmi diperkenalkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas yang baru, menggantikan Suranto yang kini mengemban amanah sebagai Kepala Lapas Kelas I Cirebon.<\/p>\n<p>Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang hadir dalam acara tersebut, menaruh harapan besar agar pergantian kepemimpinan ini tidak sekadar menjadi rutinitas administratif. Ia mendorong adanya inovasi berkelanjutan yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan pola pembinaan di dalam Lapas.<\/p>\n<p>\u201cKami percaya, dengan pengalaman dan kapasitas yang dimiliki, Bapak Dr. Huzaifah Makmur Hidayah akan mampu melanjutkan berbagai capaian positif yang telah dirintis sebelumnya, sekaligus menghadirkan inovasi-inovasi segar dalam pembinaan warga binaan,\u201d ujarnya, Sabtu (20\/6\/2026).<\/p>\n<p>Menurutnya, Lapas Kelas IIA Bontang memiliki peran vital dalam mendukung visi pembangunan daerah. Di bawah kepemimpinan sebelumnya, berbagai program pembinaan yang humanis dan produktif telah terbukti berkontribusi dalam menjaga stabilitas sosial kota.<\/p>\n<p>Ke depan, tantangannya adalah bagaimana program tersebut mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang menjadi prioritas Pemkot Bontang.<\/p>\n<p>Agus Haris menegaskan bahwa keberadaan Lapas bukan hanya sebagai tempat hukuman, tetapi berfungsi strategis sebagai pusat rehabilitasi sosial dan pemberdayaan karakter. Output dari pembinaan ini diharapkan mampu melahirkan individu-individu yang produktif saat kembali ke tengah masyarakat.<\/p>\n<p>\u201cPemerintah Kota Bontang berkomitmen mewujudkan kota industri dan jasa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan sebagai mitra Ibu Kota Nusantara (IKN). Untuk mencapai itu, kami membutuhkan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk Lapas, dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan inklusif,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p>Diketahui, Prosesi sertijab yang berlangsung di Bontang Lestari tersebut ditandai dengan penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan memori jabatan, disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Endang Lintang Hardiman.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG &#8211; Prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bontang menjadi momentum strategis bagi keberlanjutan pembinaan warga binaan. Huzaifah Makmur Hidayah resmi diperkenalkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lapas yang baru, menggantikan Suranto yang kini mengemban amanah sebagai Kepala Lapas Kelas I Cirebon. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang hadir [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":5890,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10,4,145],"tags":[],"class_list":["post-5889","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita","category-bontang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5889","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5889"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5889\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5891,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5889\/revisions\/5891"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5889"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5889"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5889"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}