{"id":624,"date":"2021-11-01T15:22:04","date_gmt":"2021-11-01T15:22:04","guid":{"rendered":"https:\/\/kosakata.co\/?p=624"},"modified":"2021-11-22T15:29:03","modified_gmt":"2021-11-22T15:29:03","slug":"soal-dana-masuk-tidak-bisa-digunakan-warga-selambai-penerima-bantuan-bedah-rumah-yassier-ada-komunikasi-yang-kurang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/2021\/11\/01\/soal-dana-masuk-tidak-bisa-digunakan-warga-selambai-penerima-bantuan-bedah-rumah-yassier-ada-komunikasi-yang-kurang\/","title":{"rendered":"Soal Dana Masuk Tidak Bisa Digunakan Warga Selambai Penerima Bantuan Bedah Rumah, Yassier:  Ada Komunikasi Yang Kurang"},"content":{"rendered":"<p>Kosakata.co&#8212;Warga Kampung Selambai, Lok Tuan mengeluhkan soal program bedah rumah KOTAKU. Sebab, dana yang sudah diterima tidak bisa digunakan dan pembangunan juga terkesan lambat.<\/p>\n<p>Menanggapi itu, Kasi Prasarana dan Sarana Utilitas Umum Disperkimtan Hendra Hadyanto menyampaikan, terkait dana yang sudah masuk ke rekening penerima bantuan tapi tidak bisa digunakan secara langsung, disebabkan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) Kementrian PUPR, sifatnya ialah bantuan material, bukan uang tunai. Sehingga pembayaran material bangunan bisa dilakukan apabila bahan yang ada dalam RAB sudah terpenuhi.<\/p>\n<p>&#8220;Sesuai RAB, material tiba semua baru dibayar,&#8221; ujar Hendra, Senin (01\/11\/2021) siang.<\/p>\n<p>Kemudian, soal lambatnya pengerjaan karena material kayu ulin yang sukar didapat. Belum lagi banyak toko material yang mengundurkan diri, lantaran tidak mampu memenuhi persyaratan.<\/p>\n<p>&#8220;Modal dan bahan bangunan juga jadi kendala.<br \/>\nlantaran material bangunan terbatas dan sulit didapat, terutama kayu ulin.<\/p>\n<p>Ditambahkan, Asisten Koordinator Kota Infrastruktur Kotaku Abdul Choder mengatakan dana yang dikirim ke rekening penerima bantuan bedah rumah memang tidak bisa diuangkan. Tujuannya supaya tidak disalah gunakan penerima.<\/p>\n<p>&#8220;Makanya bentuk bantuannya material,&#8221; terangnya.<\/p>\n<p>Menanggapi itu, anggota Komisi III DPRD Bontang, Yassier Arafat menjelaskan, di Kampung Selambai Lok Tuan ada sebanyak 197 rumah yang mendapatkan bantuan bedah rumah dari program KOTAKU dari Kementrian PUPRK RI.<\/p>\n<p>Setiap rumah mendapat bantuan sebesar Rp 53 juta. Dengan dua proses pencairan kepada warga penerima bantuan. Di tahap pertama ada senilai Rp 26,5 juta yang dikirim langsung ke rekening warga penerima bantuan bedah rumah.<\/p>\n<p>Sementara, warga mengeluhkan jika uang yang telah diterima tidak bisa digunakan untuk membeli bahan material untuk bedah rumah secara mandiri.<\/p>\n<p>Sehingga pengerjaan renovasi rumah warga di Kampung Selambai sedikit mengalami keterlambatan.<\/p>\n<p>&#8220;Uang ada masuk, tapi warga bingung mereka tidak bisa menggunakan uang itu untuk beli material sendiri, jadi disini komunikasi OPD kepada warga kurang maksimal,&#8221; paparnya<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kosakata.co&#8212;Warga Kampung Selambai, Lok Tuan mengeluhkan soal program bedah rumah KOTAKU. Sebab, dana yang sudah diterima tidak bisa digunakan dan pembangunan juga terkesan lambat. Menanggapi itu, Kasi Prasarana dan Sarana Utilitas Umum Disperkimtan Hendra Hadyanto menyampaikan, terkait dana yang sudah masuk ke rekening penerima bantuan tapi tidak bisa digunakan secara langsung, disebabkan dalam Rencana Anggaran [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":626,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[10,4],"tags":[60],"class_list":["post-624","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-advertorial","category-berita","tag-dprd-bontang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/624","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=624"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/624\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":628,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/624\/revisions\/628"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/626"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=624"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=624"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kosakata.co\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=624"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}