Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bontang berkomitmen untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi, terutama yang berkaitan dengan skala kecil dan menengah. Kepala Bidang Penanaman Modal DPMPTSP Bontang, Karel, menekankan bahwa investasi tidak selalu harus bernilai miliaran rupiah, melainkan juga mencakup usaha-usaha yang lebih kecil yang memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian lokal.
“Masyarakat sering kali menganggap investasi hanya berkisar pada proyek besar, sehingga mereka tidak menyadari bahwa investasi kecil dan menengah juga berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Bontang,” ungkap Karel saat ditemui di kantornya.
Menurutnya, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) adalah contoh nyata dari investasi yang sering kali terabaikan. Karel menjelaskan bahwa investasi dalam skala kecil dan menengah dapat memberikan dampak positif dalam penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ekonomi daerah.
Merujuk pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal, Karel menegaskan bahwa semua bentuk kegiatan penanaman modal, baik oleh penanam modal dalam negeri maupun asing, memiliki peranan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Dengan memahami bahwa UMKM juga merupakan bentuk investasi, kita bisa lebih menghargai kontribusinya terhadap perekonomian Bontang,” tambah Karel.
DPMPTSP Bontang juga terus mempermudah proses perizinan bagi pelaku UMKM melalui sistem Online Single Submission (OSS). Karel menyatakan bahwa langkah ini merupakan upaya nyata untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif dalam berinvestasi.
“Proses perizinan yang mudah akan mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk mendaftar dan beroperasi secara legal,” kata Karel.
Dengan aktifnya DPMPTSP dalam melakukan promosi potensi investasi di berbagai sektor, terutama industri dan pariwisata, Karel berharap masyarakat dan calon investor dapat melihat peluang yang ada di Bontang.
“Potensi investasi di Bontang sangat besar. Kami gencar mempromosikan ini di berbagai forum dan pameran untuk menarik perhatian investor, baik besar maupun kecil,” ujarnya.
Karel menekankan bahwa investasi dalam berbagai bentuk, termasuk yang berskala kecil dan menengah, adalah kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Bontang secara berkelanjutan. Dengan pemahaman yang lebih luas tentang investasi, diharapkan masyarakat bisa lebih proaktif dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal.
“Investasi ada di Bontang, meskipun mungkin tidak selalu dalam skala besar. Yang penting adalah dampak positifnya bagi masyarakat dan perekonomian lokal,” tutupnya.

