Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang akan melakukan kunjungan ke seluruh perusahaan yang beroperasi di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa seluruh pelaku usaha telah menyesuaikan perizinan mereka dengan regulasi terbaru, khususnya pasca-berlakunya Undang-Undang Cipta KerjA.
Jafung Penata Perizinan Ahli Muda DPM-PTSP, Idrus menjelaskan bahwa perubahan regulasi yang dibawa UU Cipta Kerja menyebabkan adanya penyesuaian dalam sejumlah persyaratan perizinan usaha. Oleh karena itu, pemerintah daerah merasa perlu untuk turun langsung ke lapangan guna memverifikasi apakah perusahaan sudah memahami dan mengikuti ketentuan baru tersebut.
“Kami ingin memastikan bahwa izin usaha yang dimiliki perusahaan tetap berlaku dan sesuai dengan aturan yang kini berlaku. Jangan sampai ada kekeliruan administrasi yang bisa berdampak pada operasional mereka,” kata Idrus ketika ditemui di kantornya, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Senin (26/05/2025) siang.
Namun, kunjungan ini tidak hanya sekadar untuk pemeriksaan dokumen legalitas. DPMPTSP juga ingin menggali lebih dalam potensi hilirisasi di sektor industri dan mengevaluasi rencana ekspansi dari masing-masing perusahaan. Menurut Idrus, informasi ini penting agar pemerintah daerah dapat menyusun kebijakan dukungan yang tepat dan tidak kecolongan terhadap dinamika investasi.
“Kami tidak ingin kejadian seperti PT Black Bear terulang. Mereka berencana ekspansi, tapi kami di daerah justru tidak tahu apa-apa. Ini menjadi catatan penting bahwa komunikasi dan koordinasi harus berjalan dua arah,” tegasnya.
Dari kunjungan ini, pemerintah juga berharap bisa memetakan potensi pengembangan industri di Bontang, termasuk peluang hilirisasi yang bisa memberi nilai tambah bagi daerah. Selain itu, kunjungan ini diharapkan mempererat hubungan antara pelaku usaha dan pemerintah sebagai mitra dalam pembangunan ekonomi kota.
“Kami tidak datang untuk mencari-cari kesalahan, tapi justru ingin menjadi jembatan agar investasi di Bontang tumbuh dengan sehat dan berkelanjutan,” tandasnya.

