Bontang – Dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang olahraga, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Kota Bontang bekerja sama dengan PBVSI Bontang menggelar Pelatihan Kursus Dasar Sertifikasi Pelatih dan Wasit Cabang Olahraga Voli. Kegiatan berlangsung di Aula Polres Bontang, mulai Jumat (31/10/2025).
Kepala Bidang Olahraga Dispopar-Ekraf Bontang, Andi Parenrengi, mengatakan kegiatan ini menjadi langkah nyata Dispopar dalam membangun pembinaan olahraga yang profesional dan berkelanjutan. Menurutnya, pelatih dan wasit merupakan dua elemen penting dalam menjaga kualitas pertandingan sekaligus pembinaan atlet di daerah.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan pelatih dan wasit di Bontang memiliki sertifikasi resmi serta kemampuan teknis yang memadai. Dengan begitu, kompetisi olahraga di tingkat lokal dapat berjalan lebih baik dan objektif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta, terdiri dari 20 calon pelatih dan 20 calon wasit. Mereka akan mendapatkan pembekalan teori serta praktik lapangan langsung dari instruktur PBVSI yang berpengalaman dan telah memiliki lisensi nasional.
Lebih lanjut, ia menyebut kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari visi Pemerintah Kota Bontang di bawah kepemimpinan Wali Kota Neni Moerniaeni, yang menekankan pentingnya pengembangan SDM unggul, termasuk di bidang olahraga. Dispopar, kata dia, memiliki peran strategis untuk memastikan pembinaan olahraga dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan.
“Kami ingin pembinaan olahraga tidak berhenti di tingkat event saja, tetapi juga menyentuh aspek peningkatan kualitas SDM, baik pelatih, wasit, maupun atlet. Ini bagian dari komitmen kami untuk mencetak insan olahraga yang profesional,” jelasnya.
Selain memperkuat kemampuan individu, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat sinergi antara pemerintah, federasi olahraga, dan masyarakat. Diharapkan, kolaborasi ini mampu menciptakan iklim pembinaan yang kondusif sehingga prestasi olahraga di Bontang terus meningkat dari waktu ke waktu.
“Peserta akan benar-benar difokuskan pada peningkatan pemahaman aturan, teknik kepelatihan, serta etika pertandingan. Kami berharap, setelah kegiatan ini, kualitas kompetisi voli di Bontang bisa semakin meningkat,” pungkasnya. (Ra)

