BONTANG–Adanya pembangunan Gedung Uji Kir di Kelurahan Bontang Lestari dinilai akan membawa dampak positif bagi supir maupun pemerintah.
Hal itu lantaran, selain mempermudah para pemilik kendaraan lantaraan tidak lagi mengurus KIR di Samarinda, Pemerintah Kota Bontang juga dinilai akan mendapatkan keuntungan di sektor pendapatan asli daerah (PAD).
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Bontang Amir Tosina, di Sela-sela sidak yang digelar pada Selasa (18/20/2022) pagi
“Supir di Bontang tidak perlu lagi ke Samarinda dan tentunya Pemerintah akan bertambah PADnya jika gedung uji kir ini sudah digunakan,” ujar Amir Tosina
Mengenai kisaran penambahan PAD, Amir Tosina memprediksi akan mengalami kenaikan sekitar 15 hingga 20 persen. Hal tersebut lantaran, banyaknya kendaraan operasional yang ada di Bontang maupun daerah sekitar.
“Selain di Bontang, supir dari muara badak ataupun daerah sekitar juga bisa melakukan uji KIR disini. Daripada harus ke Samarinda ataupun Sangatta,” ujarnya
Diapun meminta agar pembangunan gedung uji kir tersebut bisa diselesaikan tepat waktu yakni bulan Desember mendatang. Agar, bisa segera difungsikan di tahun depan.
“Tolong diselesaikan tepat karena fasilitas ini sangat bermanfaat bagi supir maupun pemerintah Kota Bontang,” pungkasnya

