Bontang— Kebakaran melanda sebuah toko percetakan dan alat tulis kantor (ATK) di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Tanjung Laut, Bontang, pada Senin (7/4/2025).
Peristiwa ini menyebabkan kerugian materi yang ditaksir mencapai Rp10 juta.
Rahman, anak pemilik usaha percetakan tersebut, menyebut bahwa sumber api diduga berasal dari korsleting listrik. Api sempat nyaris merembet ke sejumlah ruangan lain di dalam toko, namun berhasil segera dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang datang ke lokasi tak lama setelah kejadian.
“Dugaan sementara karena korsleting listrik. Untung saja Damkar cepat datang, jadi tidak sempat meluas,” ujar Rahman saat ditemui di lokasi kejadian.
Rahman menambahkan, meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian yang dialami cukup signifikan. Beberapa peralatan usaha seperti mesin percetakan, mesin fotokopi, printer warna, serta stok ATK mengalami kerusakan cukup parah.
“Kerugiannya hampir Rp10 juta, tapi itu baru taksiran awal. Belum kami hitung secara keseluruhan,” jelasnya.
Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Masyarakat sekitar diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi korsleting listrik yang dapat memicu kebakaran, terutama di area usaha dan permukiman padat.

