BONTANG — Teka-teki klub sepak bola yang dibidik Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk diakuisisi akhirnya mulai terungkap. Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengonfirmasi bahwa Semen Padang FC menjadi salah satu klub yang masuk dalam radar pembahasan internal pemerintah.
Namun ia menegaskan, rencana tersebut masih berada pada tahap penjajakan awal. Belum ada komunikasi resmi antara Pemkot Bontang dan manajemen Semen Padang.
“Ya, memang ada rancangannya ke arah Semen Padang. Tetapi belum ada pembicaraan langsung ke sana,” ujar Agus Haris saat diwawancarai BEKESAH.co usai penutupan Turnamen Galatua U-50 di Stadion Bessai Berinta (Lang-Lang), Sabtu malam, 11 Oktober 2025.
Semen Padang, klub berjuluk Kabau Sirah, berdiri pada 30 November 1980 dan saat ini berlaga di Liga 1. Musim ini, tim asuhan Dejan Antonic tengah berada dalam posisi sulit setelah terpuruk di dasar klasemen BRI Super League 2025/2026.
Selain Semen Padang, Pemkot Bontang juga mempertimbangkan opsi mengakuisisi klub dari Papua. Namun Agus belum ingin menyebutkan nama klub yang masuk pembahasan.

Berdasarkan data PSSI, terdapat 16 klub Papua yang berkompetisi di Liga 1 hingga Liga 3. Sementara 13 klub lainnya bermain di Liga 4 dan menjadi bagian dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Papua.
“Artinya, ini masih kami bahas secara internal. Tapi soal semangat, tentu kami punya semangat itu,” kata Agus Haris.
Rencana akuisisi klub ini merupakan bagian dari langkah Pemkot Bontang untuk mempercepat kehadiran tim sepak bola profesional yang dapat mewakili Kota Bontang di kompetisi nasional. Proyek tersebut digadang-gadang akan menjadi jalan pintas setelah pembentukan klub baru dinilai membutuhkan waktu lebih panjang.

