BONTANG — Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang melalui Bidang Ekonomi Kreatif menggelar Kompetisi Barista pada 29–30 November 2025. Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian Bontang Ekraf Festival yang mengusung tema “Ajang Kreasi dan Edukasi Ekonomi Kreatif (AKSI)”.
Kompetisi ini diikuti oleh 12 peserta, terdiri dari alumni workshop bersertifikat yang sebelumnya difasilitasi Dispopar, para pelaku usaha ekonomi kreatif, serta masyarakat umum.
Penelaah Teknis Kebijakan Bidang Ekonomi Kreatif Dispopar, Muhammad Iqbal Alfian, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi ruang kompetitif sekaligus edukatif bagi para pegiat kopi di Bontang.
“Total ada 12 peserta yang mengikuti kegiatan ini. Kami ingin kompetisi ini menjadi wadah pengembangan kualitas barista lokal,” ujarnya.
Juara pertama diraih barista perempuan, Avril, dari Klinik Kopi.
Posisi kedua ditempati Ardika Karyana, Owner Emperan Coffee yang juga peserta Sertifikasi BNSP Barista yang difasilitasi oleh Dispopar.
Sementara juara ketiga diraih Athala Naufal, peserta dari masyarakat umum.
Pada kompetisi ini, Dispopar menghadirkan juri profesional, R. Prima Jaka Mulya, barista asal Balikpapan yang telah berpengalaman menilai beragam ajang kompetisi barista di tingkat regional.
Para juara mendapatkan hadiah berupa manual coffee grinder bernilai jutaan rupiah serta sertifikat penghargaan. Penyerahan hadiah dilakukan pada hari penutupan dan diserahkan langsung oleh artis komedian senior, Daus Separo, yang turut memeriahkan acara.
Melalui kegiatan ini, Dispopar berharap dapat mendorong tumbuhnya ekosistem ekonomi kreatif, khususnya subsektor kuliner dan kopi di Kota Bontang, agar semakin kompetitif dan dikenal lebih luas.

