Samarinda — Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud mengingatkan jajaran Pemerintah Provinsi untuk memperkuat terobosan dan mempercepat transformasi birokrasi. Pesan itu disampaikannya dalam Rapat Pimpinan pekan lalu, menanggapi rencana Pemerintah Pusat melakukan pemotongan dana Transfer ke Daerah (TKD) pada tahun anggaran mendatang.
“Ingat, dinosaurus punah bukan karena kurang besar. Tapi tidak mampu beradaptasi dan melakukan terobosan,” ujar Rudy, seperti dikutip dari unggahan resmi Pemprov Kaltim melalui Instagram.
Rudy menegaskan, Kaltim tak boleh hanya bergantung pada kebijakan pusat. Ia meminta seluruh perangkat daerah memperkuat kemandirian fiskal dengan menggali sumber-sumber pendapatan baru. Menurut dia, transformasi menjadi keharusan agar Kaltim mampu bertahan menghadapi dinamika global dan perubahan kebijakan pemerintah nasional.
“Kaltim harus membangun kemandirian dan mampu meningkatkan sumber-sumber pendapatan daerah di berbagai sektor,” katanya.

Di saat yang sama, Rudy meminta agar perjuangan menuntut kekurangan bayar Dana Bagi Hasil (DBH) terus dilakukan. Termasuk DBH migas, cukai rokok, dan potensi penerimaan lain yang masih tertahan di pusat.
Dalam arahannya, Rudy mendorong seluruh perusahaan daerah (perusda) melakukan inovasi usaha. Menurutnya, perusda tak boleh hanya bergantung pada sektor tradisional seperti pertambangan migas dan batu bara.
Ia mencontohkan peluang bisnis lain seperti pengelolaan participating interest (PI) migas, pengembangan perkebunan kopi, kelapa, dan sektor agro lain yang dinilai memiliki potensi tinggi. Bila memerlukan pembiayaan, ia mempersilakan perusda bekerja sama dengan perusahaan daerah lainnya, termasuk Bankaltimtara.
“Optimalkan kemandirian daerah, optimalkan perusda. Tapi ingat harus tetap dalam regulasi dan aturan,” tegas Rudy. Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang serta kinerja yang terukur dalam setiap program.
Di akhir arahannya, Rudy menyampaikan apresiasi terhadap kinerja seluruh SKPD yang dinilai telah menjaga ritme pembangunan daerah. Ia meminta setiap persoalan segera dilaporkan tanpa menunggu waktu lama.
“Lapor saya kalau ada kendala. Boleh direct, boleh di grup WA. Mari bekerja dengan hati, insyaAllah hasil tiada batas,” ujarnya.

