BONTANG — Penghargaan pelatihan bahasa bagi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bontang di Kampung Inggris dinilai bukan sekadar penghargaan atas dedikasi mereka. Program tersebut juga menjadi langkah Pemerintah Kota Bontang dalam meningkatkan kapasitas generasi muda.
Ketua Komisi C DPRD Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry, menyambut positif penghargaan tersebut. Sebagai Purna Paskibraka, ia menilai pelatihan bahasa dapat menjadi bekal penting bagi para peserta untuk mengembangkan kemampuan diri.
“Ini bukan hanya reward, tapi juga kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kemampuan, khususnya bahasa. Di era globalisasi seperti sekarang, kemampuan bahasa sangat penting,” ujar Alfin, Senin (17/8/2026).
Menurut legislator Partai Golkar tersebut, biaya yang dikeluarkan pemerintah juga sebanding dengan manfaat yang akan diperoleh peserta.
“Biayanya sekitar Rp3 juta per anak untuk dua minggu, di luar tiket perjalanan. Menurut saya cukup efisien karena manfaat yang didapat bisa lebih besar, terutama untuk keterampilan dan kepercayaan diri mereka,” jelasnya.
Alfin berharap program serupa dapat terus dikembangkan dan tidak berhenti sebagai penghargaan sesaat. Menurutnya, pemerintah perlu menjadikan program peningkatan kapasitas seperti ini sebagai bagian dari investasi sumber daya manusia.
“Harapannya, ilmu yang didapat bisa benar-benar dimanfaatkan. Ini bisa menjadi bekal mereka untuk menghadapi persaingan dan tantangan di masa depan,” pungkasnya.

