BONTANG– Merespon keluhan warga Bontang Kuala terkait lahan pemakaman, Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang melakukan kunjungan sidak, Senin (5/6).
Legislator Bontang mendapati beberapa fakta-fakta seperti yang dikeluhkan warga selama ini. Terutama terkait lahan pemakaman yang sudah penuh
” Pemakaman di sini dipakai untuk pemakaman umum dari selatan, barat, dan utara dimakamkan di sana. Jadi sudah penuh,” kata anggota komisi III, Abdul Samad usai mengikuti kunjungan kerja ke Lahan Pemakaman Muslim BK.
Abdul Samad pun mendesak pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang untuk segera mencari lahan untuk dibebaskan dan dijadikan lokasi pemakaman umum.
Salah satu lokasi yang diusulkan Dewan , sebuah lahan yang cukup luas sekitar tiga sampai empat hektar di Jalan Pierre Tendean atau berada tepat di belakang Sekolah Dasar (SD) 001, Tugu Selamat Datang BK.
Lahan di jalan Pierre Tendean tersebut sudah dirembuk dan merupakan kesepakatan tokoh, ulama, dan masyarakat BK mengingat lokasinya tidak jauh ke Bontang Lestari.
“Harus segera direalisasikan karena pemakaman adalah masa depan kita semua,” pungkas Abdul Samad.
Masalah lain yang ditemukan Komisi III adalah ancaman longsor di pemakaman. Hal ini dikemukakan, Ketua Komisi III, Amir Tosina. Ancaman itu disebabkan adanya pengikisan lahan pemakaman di Bontang Kuala yang dekat dengan sungai.
Ancaman itu sudah terlihat dengan banyaknya bangunan makam yang retak hingga patah.
“Saya harap Pemkot Bontang secepatnya menangani. Kalau dibiarkan lebih lama lagi, akan pasti akan terus tergerus, jadi harus segera dicarikan solusinya,” pungkasnya
