No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
Advertisement
  • HOME
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM & KRIMINAL
    • EKONOMI & BISNIS
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • GRAFIS
  • VIDEO
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
No Result
View All Result

Kejari Bontang Selidiki Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjalanan Dinas OPD, Wawali Agus Haris: Serahkan ke Aparat Hukum

Ahmad Ahmad by Ahmad Ahmad
Agustus 29, 2025
in BERITA, Bontang, Kriminal
0
Kejari Bontang Selidiki Dugaan Penyimpangan Anggaran Perjalanan Dinas OPD, Wawali Agus Haris: Serahkan ke Aparat Hukum

ilustrasi

893
SHARES
1.9k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Pemerintah Kota Bontang kembali menjadi sorotan publik setelah muncul dugaan penyimpangan anggaran di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kasus ini menambah daftar panjang isu dugaan korupsi yang sebelumnya sudah mengemuka, seperti proyek Tugu Selamat Datang dan temuan mark-up biaya air di Rusunawa.

Kali ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang tengah melakukan penyelidikan terkait indikasi penyelewengan dalam perjalanan dinas. Temuan awal penyidik menunjukkan adanya ketidaksesuaian data mengenai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mengikuti bimbingan teknis (bimtek), serta kejanggalan dalam penggunaan alat transportasi.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, menegaskan bahwa saat ini Pemkot Bontang tidak lagi mengadakan agenda bimtek. Ia menekankan bahwa setiap pejabat teknis harus bekerja sesuai aturan dan siap mempertanggungjawabkan anggaran yang dikelola.

“Sambil kita menunggu, jika ada temuan pidana maka akan jadi peringatan bagi seluruh pejabat teknis,” ujarnya, Jumat (29/8/2025).

Agus Haris juga menegaskan bahwa anggaran daerah sejatinya harus digunakan sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat penegak hukum.

“Kita pasti akan diminta mempertanggungjawabkan anggaran kepada masyarakat. Karena ini sudah berjalan, biarkan aparat hukum bekerja,” tambahnya.

Pemkot Bontang berharap kasus ini menjadi pelajaran penting agar seluruh OPD lebih transparan dan akuntabel dalam penggunaan anggaran. Publik pun menunggu langkah tegas dari Kejari Bontang dalam menindaklanjuti dugaan penyimpangan ini.

Previous Post

Halte Sedekah di Tanjung Laut, Wujud Inovasi Sosial Warga Bontang Selatan

Next Post

PKB Bontang Peringati Maulid, Doakan Indonesia Pulih dari Krisis

Next Post
PKB Bontang Peringati Maulid, Doakan Indonesia Pulih dari Krisis

PKB Bontang Peringati Maulid, Doakan Indonesia Pulih dari Krisis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Sitti Yara Pimpin Pembahasan 8 Raperda, DPRD dan Pemkot Bontang Sinkronkan Regulasi 2026
  • Wali Kota Bontang Sebut Silpa Rp260 Miliar Dipengaruhi Efisiensi dan Transfer Dana di Akhir Tahun
  • Sambut Peluang IKN, Wali Kota Neni Minta SDM Bontang Jangan Jadi Penonton
  • Neni Sebut Program Pelatihan Kerja di Bontang Terserap Penuh, Peserta Dinilai Antusias Tingkatkan Kompetensi
  • Neni Minta Dugaan Pungutan Jargas Gratis Segera Diklarifikasi, Tegaskan Program Tidak Dipungut Biaya

Komentar Terbaru

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Saber

    © 2021 kosakata.co

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
      • NASIONAL
      • INTERNASIONAL
      • POLITIK
      • HUKUM & KRIMINAL
      • EKONOMI & BISNIS
    • OLAHRAGA
    • ADVERTORIAL
    • GAYA HIDUP
    • GRAFIS
    • VIDEO
    • RAGAM

    © 2021 kosakata.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist