BONTANG – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kota Bontang memastikan seluruh penghuni rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) memperoleh fasilitas yang sama, meski tarif sewa tiap unit berbeda.
Kepala Perkimtan Bontang, Usman, menjelaskan penetapan tarif bukan didasarkan pada kualitas fasilitas, melainkan mempertimbangkan posisi unit di dalam bangunan bertingkat. Unit yang berada di lantai bawah dikenakan tarif lebih tinggi karena memiliki akses yang lebih mudah.
“Perbedaan tarif itu murni mempertimbangkan kemudahan akses menuju unit. Jadi bukan karena ada fasilitas yang berbeda di setiap lantai,” ujarnya, Kamis (6/8/2026).
Ia menegaskan seluruh penghuni tetap menikmati sarana dan prasarana dengan standar yang sama tanpa membedakan lokasi unit yang ditempati.
Meski demikian, Usman menyebut Rusunawa Api-Api memiliki konsep yang berbeda dibanding Rusunawa Loktuan maupun Guntung. Hunian tersebut sejak awal dirancang bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan tipe unit yang disesuaikan untuk kebutuhan keluarga kecil.
Sementara Rusunawa Loktuan dan Guntung menggunakan konsep hunian tipe studio yang lebih banyak diperuntukkan bagi masyarakat pekerja.
“Kalau Rusunawa Api-Api memang konsepnya berbeda karena sejak awal dibangun untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Sedangkan Rusunawa Loktuan dan Guntung lebih mengarah ke tipe studio bagi para pekerja,” tutupnya.

