BONTANG – Wali kota Bontang, Neni Moerniaeni mengapresiasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Samarinda dalam mendorong peningkatan kompetensi masyarakat melalui berbagai pelatihan vokasi.
Apreasiasi tersebut disampaikan dalam kegiatan pembukaan pelatihan project based learning tahun 2026 yang digelar oleh BPVP Samarinda, di gedung auditorium 3 dimensi Dinas Ketenagakerjaan kota Bontang, Selasa (15/9/2026).
Menurut Neni, pelatihan vokasi memiliki peran yang sangat penting dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan mampu dan mampu beradaptasi dengan dunia kerja.
“Kita semua memahami dunia kerja saat ini berkembang dengan sangat cepat, dimana kebutuhan industri berubah, teknologi berkembang, dan keterampilan yang dibutuhkan juga semakin beragam,” ujar Neni Moerniaeni.
Ia mengatakan bahwa pelatihan tidak cukup hanya memberikan pengetahuan secara teori, melainkan para peserta juga perlu mendapatkan kesempatan untuk mempraktekkan, seperti penyelesaian masalah, menghasilkan produk atau karya serta membangun kerja sama.
Karena itu, Neni menilai adanya pelatihan project based learning menjadi sangat relevan dalam mempersiapkan peserta untuk menghadapi dunia kerja maupun pengembangan berwirausaha.
“Dengan metode itu, peserta tidak hanya belajar apa yang harus dilakukan tetapi juga belajar bagaimana melakukannya,” katanya.
Lebih lanjut, Dirinya menekankan peserta pelatihan perlu untuk dibekali kemampuan berpikir, bagaimana menyelesaikan masalah, bagaimana bekerja dalam tim, dan bagaimana menghasilkan sebuah output yang dapat dipertanggung jawabkan.
“Pendekatan seperti ini sangat esensial untuk membangun karakter tenaga kerja yang mandiri, kreatif, disiplin, mampu berkontribusi, dan memiliki kemampuan memecahkan masalah yang tangguh,” tambahnya.

