No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
Advertisement
  • HOME
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM & KRIMINAL
    • EKONOMI & BISNIS
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • GRAFIS
  • VIDEO
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
No Result
View All Result

Aksi Mahasiswa Coret Musala ‘Saya Kafir’ Berujung Pasal Penodaan Agama

Aydan Putra by Aydan Putra
September 2, 2020
in BERITA, NASIONAL
0
Aksi Mahasiswa Coret Musala ‘Saya Kafir’ Berujung Pasal Penodaan Agama

Pelaku vandalisme musala di Tangerang (masker hijau) saat dihadirkan oleh polisi di Mapolresta Tangerang. (Foto: Bahtiar Rifa'i/detikcom)

0
SHARES
56
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Satrio Katon Nugroho (18), mahasiswa pencoret Musala Darussalam, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, dengan kata-kata ‘Saya Kafir’ dan ‘Anti Islam’ tidak bisa menahan air mata saat dijadikan tersangka oleh polisi. Ia dijerat pasal penodaan agama karena perbuatannya bisa menimbulkan permusuhan antar golongan.
Dari hasil pemeriksaan, Satrio keluar dari rumahnya lalu mencoret dan merobek Al Quran musala pada Selasa (29/9) pukul 13.30 WIB. Pada pukul 18.30 WIB, begitu aksi vandalisme diketahui oleh warga dan kemudian viral ia lalu ditangkap. Rumahnya, rupanya tidak terlalu jauh dari lokasi kejadian perkara.

Ditemukan juga fakta bahwa setelah mencoret Musala Darussalam, Satrio rupanya merusak properti di masjid lain. Ia merusak sound system masjid yang tidak jauh dari lokasi pertama.
“Setelah menggunting sajadah, membuat tulisan tersangka memotong mic di TKP pertama. Kemudian dia keluar dari TKP pertama, dia melanjutkan aksinya ke musala kedua yang berjarak kurang lebih 400 meter dari lokasi pertama. Namun musala kedua sudah dijadikan masjid kalau tidak salah. Itu juga digunting kabel peralatan sound sistem,” kata Kapolresta Tangerang Kombes Ade Ary Syam Indradi di Tangerang, Rabu (30/9).

Aksi vandal itu diyakini Satrio sebagai sebuah kebenaran. Sejauh ini, pemahaman agama tersangka diambil dari YouTube dan konten-konten tertentu yang ada di handphone-nya.

“Pelaku meyakini apa yang dia lakukan suatu hal yang benar berdasarkan pemahamannya,” ujar Ade. (*)

https://kosakata.co/big-bass-splash-slot-review
Tags: mahasiswavandalisme
Next Post

Upaya Menciptakan Regenerasi untuk Perubahan, Kapasisbon Rayakan Ulang Tahun Ke-29

Next Post
Upaya Menciptakan Regenerasi untuk Perubahan, Kapasisbon Rayakan Ulang Tahun Ke-29

Upaya Menciptakan Regenerasi untuk Perubahan, Kapasisbon Rayakan Ulang Tahun Ke-29

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Ratusan Kader Posyandu Siap Jadi Garda Terdepan Tekan Stunting di Bontang
  • Dukung Kesetaraan Bagi Disabilitas, Pupuk Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Inklusi di Kota Bontang
  • Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Tertinggi di Bontang Terjadi di Loktuan
  • Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkot Bontang Prioritaskan Anggaran Pendidikan hingga Rp400 Miliar
  • Sekolah Swasta Kekurangan Murid Terancam Tanpa Insentif, Wali Kota Bontang Cari Solusi

Komentar Terbaru

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Saber

    © 2021 kosakata.co

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
      • NASIONAL
      • INTERNASIONAL
      • POLITIK
      • HUKUM & KRIMINAL
      • EKONOMI & BISNIS
    • OLAHRAGA
    • ADVERTORIAL
    • GAYA HIDUP
    • GRAFIS
    • VIDEO
    • RAGAM

    © 2021 kosakata.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist