Bontang——Bangunan turap sepanjang 60 meter di RT 13, Kelurahan Gunung Elai yang roboh pada 8 Juli lalu diusulkan anggaran untuk pembangunan kembali.
Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi, Air Minum dan Sumber Daya Air, Dinas Pekerja Umum dan Penataan Tata Ruang Kota (PUPRK) Bontang, Karel mengatakan pihaknya telah mengusulkan anggaran sebesar Rp 1 miliar di APBD Peruhan 2021. Anggaran tersebut diusulkan untuk penanganan darurat yang pekerjaannya direncanakan dilakukan secara swakelola.
“Sudah kami usulkan di APBD Perubahan, rencana akan dikerjakan secara swakelola. Karena kalau dilelang akan memakan waktu yang lebih lama lagi,” ujar Karel, Senin (23/08/2021) siang.
Dikatakan Karel, jika akhirnya usulan tersebut disetujui pembangunan turap dipredikasi bisa dilakukan hingga 50 meter dan ketinggian yang lebih dibandingkan sebelumnya yang hanya berukuran 2,5 meter. Konsentrasi pembangunan pun akan dipusatkan di tiga rumah yang tanahnya turun, imbas dari robohnya turap tersebut.
‘Semoga disetujui, agar pembangunan bisa segera dilakukan. Terutama rumah yang terdampak,” pungkasnya

