KOSAKATA.CO–Wakil Ketua DPRD Bontang Agus Haris menyayangkan Rumah Sakit (RS) Taman Sehat Tipe D yang hingga saat ini belum juga difungsikan. Sehingga, Ia meminta pemerintah daerah segera menindaklanjuti terkait masalah fasilitas tersebut. Pemerintah diminta harus cepat tanggap dalam hal menyiapkan alokasi anggaran untuk melakukan rehab terbatas.
“Sangat disayangkan, harusnya Rumah Sakit type D itu semestinya sudah beroperasi di tahun 2021 lalu,” ujarnya, Selasa, (20/9/2022).
AH sapaan akrabnya menuturkan, alasan rumah sakit itu belum difungsikan lantaran masih ada beberapa fasilitas yang belum memadai. Diantaranya, tempat parkir dan ruang UGD yang salah penempatannya.
Diantaranya, melakukan pembebasan lahan untuk parkir dan memindahkan ruang UGD yang semula di atas menjadi di bawah. Hal itu pun sesuai arahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kaltim untuk segera difungsikan.
“Mestinya pemerintah cepat menindaklanjuti itu apalagi itu sudah ada arahan KPK dan BPKP Kaltim agar cepat difungsikan. Supaya tidak ada salah penerjemahan hukumnya. Karena memang fisibilitinya yang awal itu tahun 2017 sejak dibangun memang diperuntukkan untuk layanan kesehatan,” timpalnya.
Sementara itu, terkait rencana Pemkot Bontang akan mengalihfungsikan RS type D menjadi tempat isolasi terpusat (Isoter) dianggap AH kurang tepat, karena berdekatan dengan sekolah dan lingkungan masyarakat.
“Kalaupun pemerintah mau merubah setidaknya yang sejenis dengan layanan kesehatan. Jangan dijadikan tempat isolasi karena di situ dekat sekolah dan lingkungan masyarakat. Tapi kalau tetap mau dijadikan selter penampungan, harus lakukan kajian dulu apakah di situ aman atau tidak. Jadi sebelum itu digunakan harus tunggu kajian dulu jangan dulu di pakai buat isoter sebelum ada kajiannya,” tandasnya.(#)

