Bontang – ASN Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bontang akan tampil berbeda pada Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya 2025 yang digelar Sabtu, 25 Oktober 2025 malam. Dengan menurunkan 60 peserta, instansi ini siap memukau penonton melalui perpaduan pakaian adat khas Bontang dan busana warna-warni Nusantara.
Kepala Disdukcapil, Budiman, menjelaskan bahwa keterlibatan pegawainya dalam ajang ini merupakan bentuk ekspresi kreativitas aparatur sipil negara sekaligus refleksi semangat keberagaman.
“Kami ingin menunjukkan bahwa ASN bukan hanya bekerja melayani masyarakat, tetapi juga menjadi teladan dalam melestarikan budaya,” ujarnya, Jum’at (24/10/2025).

Dalam parade yang menampilkan ratusan peserta dari berbagai instansi, Disdukcapil menempati nomor urut ke-7 dengan mengusung tema besar “Kemilau Warna-Warni Kota Bontang untuk Merajut Keberagaman Budaya Nusantara Baru.” Penampilan ini dirancang untuk menggambarkan harmoni budaya dan semangat persatuan di Kota Bontang.
Ia menyebut, seluruh pegawai terlibat aktif dalam proses persiapan, mulai dari pembuatan kostum, koreografi barisan, hingga pengaturan tampilan panggung.
“Kami ingin menunjukkan wajah ASN yang kreatif, kompak, dan memiliki semangat juang tinggi,” katanya.
Warna-warni busana yang dipakai menggambarkan semangat Disdukcapil dalam memberikan pelayanan publik yang inklusif dan ramah terhadap semua lapisan masyarakat. Filosofi yang diusung yakni ‘Dimana bumi dipijak, di situ langit dijunjung’, menekankan pentingnya rasa hormat terhadap budaya lokal.
“Kami percaya, pelayanan publik yang baik lahir dari aparatur yang memahami nilai-nilai budaya dan menghormati keberagaman masyarakatnya,” terangnya.
Lebih lanjut, ia berharap keikutsertaan Disdukcapil dalam BCC dapat mempererat solidaritas antarpegawai serta memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Lewat kegiatan budaya seperti ini, kita belajar bekerja bersama dengan semangat positif dan penuh kebanggaan terhadap Kota Bontang,”tuturnya
.
Budiman menutup dengan pesan semangat: “Dirgahayu Kota Bontangku, Kubangun, Kujaga, Kubela. Disdukcapil Prima, Indonesia Maju!”

