BONTANG — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Taman Husada Bontang menambah tiga dokter spesialis baru pada tahun ini. Penambahan tersebut mencakup satu dokter bedah saraf serta dua dokter gigi spesialis periodonti dan prostodonti. Kehadiran mereka diharapkan memperluas cakupan layanan sekaligus mengurangi angka rujukan pasien ke luar daerah.
Wakil Direktur Pelayanan Kesehatan RSUD Taman Husada, dr. Niken Titisurianggi, mengatakan hadirnya para tenaga medis baru itu menjadi langkah penting rumah sakit untuk meningkatkan mutu layanan rujukan.
“Harapannya semua layanan baru ini bisa segera tercover BPJS agar akses masyarakat lebih maksimal,” ujar Niken, Senin, 3 November 2025.
Masuknya dokter bedah saraf, dr. Reihan, disebut menjadi capaian strategis. Selama ini, pasien dengan cedera kepala atau gangguan saraf berat kerap dirujuk ke rumah sakit di Samarinda karena belum tersedianya dokter spesialis di Bontang.
“Dengan adanya dokter bedah saraf di Bontang, pasien tak perlu lagi menempuh perjalanan jauh,” kata Niken.

Selain bedah saraf, dua dokter gigi spesialis baru di bidang periodonti dan prostodonti juga bergabung. Penambahan ini membuka akses layanan lanjutan seperti perawatan gusi, pemasangan gigi tiruan, hingga rekonstruksi gigi dan mulut.
Dengan tambahan tersebut, RSUD Taman Husada kini memiliki enam dokter gigi spesialis yang melayani masyarakat Bontang dan daerah sekitarnya.
Niken mengakui fasilitas klinik gigi dan saraf masih akan diperkuat secara bertahap. Namun, pihaknya berkomitmen menata jadwal praktik agar pelayanan tetap berjalan tanpa mengurangi kualitas.
“Kami atur agar setiap pasien tetap bisa dilayani dengan baik,” tuturnya.
Ia menambahkan, pengadaan alat medis pendukung sedang disiapkan dan sejumlah layanan bisa mulai berjalan menggunakan fasilitas yang telah tersedia.
RSUD Taman Husada berharap penambahan tiga dokter spesialis ini mampu memperkuat perannya sebagai rumah sakit rujukan regional di Kalimantan Timur.

