BONTANG–Anggota DPRD Kota Bontang, Bonnie Sukardi, menggelar kegiatan reses yang dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis di Lapangan Voli, Jalan Pipit RT 38, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat, Selasa (28/04/2026) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 warga yang antusias menyampaikan berbagai aspirasi.
Dalam reses tersebut, warga menyoroti sejumlah persoalan utama, terutama terkait perbaikan infrastruktur seperti jalan longsor, penambahan fasilitas umum (fasum), serta peningkatan penerangan lingkungan.
Bonnie Sukardi menjelaskan bahwa salah satu hal mendasar yang perlu segera diselesaikan adalah kejelasan status aset fasilitas umum di kawasan perumahan. Menurutnya, masih ada beberapa wilayah yang belum sepenuhnya diserahkan oleh pihak pengembang kepada pemerintah.
“Untuk fasilitas umum, statusnya harus jelas dulu. Di beberapa kawasan BTN, ada yang sudah diserahkan, ada juga yang belum. Pemerintah perlu segera menerima penyerahan itu agar bisa ditindaklanjuti melalui anggaran daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah status fasum resmi menjadi milik pemerintah, maka pembangunan dan perawatan dapat dilakukan melalui APBD Kota Bontang. Hal ini penting agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.
Selain itu, Bonnie juga menyoroti kondisi infrastruktur yang mulai mengalami penurunan kualitas akibat usia dan faktor cuaca. Beberapa titik jalan dilaporkan mengalami longsor dan membutuhkan perbaikan segera, termasuk penambahan lampu penerangan jalan.
“Sebagian besar pembangunan di kawasan perumahan ini memang sudah dilakukan sejak puluhan tahun lalu. Sekarang dengan kondisi cuaca dan waktu, banyak yang perlu diperbaiki kembali,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa infrastruktur menjadi prioritas utama yang akan diperjuangkan di DPRD, khususnya di wilayah Bontang Barat yang dinilai sebagai pintu gerbang Kota Bontang.
“Bontang Barat adalah etalase kota. Kesan pertama pengunjung itu dari sini. Kalau jalannya rusak atau penerangannya kurang, tentu itu menjadi catatan tersendiri,” tegasnya.
Bonnie juga menyinggung pentingnya sinergi antara pemerintah kota, provinsi, hingga pusat dalam pembangunan infrastruktur. Pasalnya, beberapa ruas jalan di Bontang merupakan kewenangan provinsi maupun nasional.
“Kami tetap akan menyuarakan kebutuhan ini. Tidak hanya pemerintah kota, tapi juga provinsi dan pusat harus hadir. Apalagi PDRB Kota Bontang termasuk tinggi, jadi sudah seharusnya mendapat perhatian lebih,” pungkasnya.
