BONTANG – Pada HUT Ke 23 kota Bontang, 12 Oktober mendatang Pemerintah Kota Bontang berencana memberi penghargaan kepada tim sebelas pemrakarsa terbentuknya Bontang.
Kesebelas orang dalam tim yang kemudian dianggap pahlawan kota Bontang tersebut yakni, Abdul Muis sebagai Ketua Tim,Rusli Burhan Wakil Ketua, Sekretaris Kaharudin Jaffar. Dan anggotanya yaitu, Syamsudin Bana, Roy Basuki, Ridwan Habibon, Kamran Haya, Muslim Arsyad, Bestari Alamsyah, Mansyah Musfa, dan Mulyana.
Kesebelas orang tersebut merupakan para tokoh yang telah memperjuangkan Bontang sebagai daerah atau kota otonom yang tertuang dalam Undang-Undang nomor 47 tahun 1999 tentang pembentukan Kabupaten Nunukan, Malinau, Kutai Barat, Kutai Timur, dan Bontang. Sebelumnya berstatus sebagai kota administratif.
Wakil Ketua DPRD Bontang, mengatakan, 11 orang tersebut merupakan pejuang dan pahlawan bagi Kota Bontang. Sebab, mereka punya andil dalam terbentuknya Bontang sebagai Kota.
” Para pejuang dan pahlawan Kota Taman itu sangat layak diberi bantuan secara berkala. Bukan hanya saat perayaan HUT Bontang,” ungkap Agus Haris, Selasa (20/9/2022).
Namun untuk mencegah masalah dikemudian hari terkait bantuan tersebut Agus Haris juga mendukung adanya upaya pembuatan payung hukum dalam pemberian penghargaan itu.
Ketua Partai Gerindra Bontang ini juga menyerahkan kepada Pemkot bentuk bantuan yang akan diberikan. Apakah itu bentuk insentif per bulan atau bentuk lainnya.
Pada peringatan HUT ke-22 Kota Bontang sebelumnya, Pemkot memberikan penghargaan kepada tim sebelas berupa piagam dan uang tunai Rp 5 juta itu diserahkan langsung Wali Kota Bontang, Basri Rase.
Direncanakan, tahun ini penghargaan itu kembali diberikan di momen HUT ke-23 Pemkot Bontang pada 12 Oktober mendatang. (#)

