Bontang – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang menempatkan tenaga muda di lini terdepan pelayanan publik. Langkah ini dilakukan untuk mengoptimalkan pelayanan, terutama dalam penggunaan teknologi digital dalam sistem perizinan.
Kepala DPMPTSP Bontang, Aspiannur, menyatakan bahwa seluruh petugas front desk merupakan Tenaga Kerja Daerah (TKD) berusia muda. Ia menilai, anak-anak muda lebih adaptif terhadap sistem berbasis digital yang kini menjadi tulang punggung layanan perizinan di instansinya.
“Kami memang sengaja menempatkan anak-anak muda di depan karena mereka lebih paham teknologi. Sistem perizinan sekarang rata-rata digital, jadi perlu tenaga yang cekatan dan melek teknologi,” ujar Aspiannur ketika ditemui di kantornya, Senin (19/5/2025).
Menurutnya, selain kemampuan teknologi, anak muda dinilai memiliki keunggulan dalam hal keramahan serta stamina, yang sangat dibutuhkan dalam pelayanan publik. Terlebih, kantor DPMPTSP di Jalan Awang Long juga melayani kelompok rentan seperti lansia, ibu hamil, dan penyandang disabilitas.
“Kalau yang tua-tua kan kadang cepat lelah, sedangkan di pelayanan itu harus prima terus. Jangan sampai kelelahan malah berdampak ke kualitas layanan,” tambahnya.
Aspiannur juga memastikan bahwa pelayanan di DPMPTSP terus dievaluasi secara berjenjang. Briefing rutin dilakukan setiap apel pagi, dan tim pelayanan juga mengadakan rapat internal berkala untuk meningkatkan kualitas kerja.

