No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
Advertisement
  • HOME
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM & KRIMINAL
    • EKONOMI & BISNIS
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • GRAFIS
  • VIDEO
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
No Result
View All Result

Fraksi Aksi Rakyat dan DPRD Kaltim Siap Lawan Pemotongan DBH, Sungai Mahakam Terancam Ditutup

Ahmad Ahmad by Ahmad Ahmad
November 12, 2025
in BERITA, EKONOMI & BISNIS
0
Fraksi Aksi Rakyat dan DPRD Kaltim Siap Lawan Pemotongan DBH, Sungai Mahakam Terancam Ditutup
948
SHARES
1.4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SAMARINDA — Gelombang penolakan terhadap rencana pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH) kembali menguat di Kalimantan Timur. Gabungan elemen masyarakat yang menamakan diri Fraksi Aksi Rakyat Kaltim bersama DPRD Kaltim dan perwakilan DPRD kabupaten/kota, menyepakati pembentukan koalisi perlawanan daerah untuk memperjuangkan hak keuangan Kaltim di hadapan pemerintah pusat.

Bukan hanya pernyataan sikap, ancaman aksi penutupan Sungai Mahakam juga mengemuka jika tuntutan mereka tak direspons dalam waktu dekat.

Pertemuan besar yang digelar Senin (11/11/2025) itu dihadiri oleh tokoh masyarakat, ormas, pemuda, mahasiswa, hingga anggota DPRD dari berbagai tingkatan. Mereka menilai pemotongan DBH adalah bentuk ketidakadilan fiskal yang akan menghambat pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di Kalimantan Timur.

“Seluruh fraksi dan perwakilan rakyat setuju membentuk koalisi untuk menolak pemotongan DBH,” tegas Vendy Meru, Ketua Presidium Fraksi Aksi Rakyat Kaltim.

Menurut Vendy, Kaltim merupakan provinsi dengan kontribusi besar terhadap pendapatan nasional, khususnya dari sektor pertambangan batu bara dan migas. Namun, pembagian hasil justru jauh dari proporsional.

“Kaltim adalah penyumbang devisa terbesar kedua untuk negara. Dana Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) tahun 2024 mencapai lebih dari Rp858 triliun, tapi daerah hanya menerima sebagian kecil. Ini tidak adil,” ujarnya.

Ia menilai, pemotongan DBH akan memperlambat pembangunan infrastruktur vital seperti jalan tol, bandara internasional, rumah sakit, dan fasilitas pendidikan. “Bagaimana dengan program masyarakat yang sudah direncanakan? Semua itu untuk rakyat Kaltim,” tambahnya.

Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis, menyatakan dukungan penuh terhadap gerakan masyarakat ini. Ia menegaskan, DPRD siap bersinergi dengan Fraksi Aksi Rakyat Kaltim untuk memperjuangkan hak fiskal daerah.

“Fraksi Kaltim adalah simbol kebersamaan seluruh elemen masyarakat yang menolak pemotongan transfer ke daerah. Kami sepakat untuk bergerak bersama,” kata Ananda.

Ia menyebut DPRD akan berkoordinasi dengan Gubernur Kaltim guna menyusun langkah strategis menuju pemerintah pusat. “Dampak pemotongan DBH dirasakan seluruh kabupaten dan kota. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri,” imbuhnya.

Fraksi Aksi Rakyat Kaltim memberi waktu satu minggu kepada DPRD dan pemerintah daerah untuk menunjukkan langkah konkret. Jika tidak ada kemajuan, mereka siap menggelar aksi besar berupa penutupan Sungai Mahakam — urat nadi ekonomi Kaltim yang menghubungkan pelabuhan, industri migas, dan jalur logistik nasional.

“Ketika Mahakam ditutup dan pusat berteriak, itu bukti bahwa Kaltim memang dibutuhkan. Jika mereka diam, berarti kita tidak dianggap penting,” tegas Vendy.

Aksi tersebut disebut akan melibatkan berbagai elemen masyarakat tanpa memandang suku, agama, atau afiliasi politik. “Ini bukan tentang politik. Ini tentang keadilan untuk rakyat Kaltim,” tambahnya.

Sebagai provinsi penghasil sumber daya alam strategis sekaligus wilayah yang menampung pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), Kaltim kerap menghadapi ketimpangan distribusi anggaran. Kekayaan alam dieksploitasi besar-besaran, namun sebagian wilayahnya masih bergulat dengan kemiskinan, infrastruktur mangkrak, dan pelayanan publik terbatas.

“Apakah Kaltim benar-benar bagian dari Indonesia? Mengapa kekayaan kami tidak kembali untuk kesejahteraan rakyat?” ujar salah satu perwakilan ormas yang hadir.

Fraksi Aksi Rakyat Kaltim menegaskan, perjuangan ini akan terus digulirkan, termasuk kemungkinan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi bila pemerintah pusat tetap bersikeras memangkas DBH.

“Ini bukan negosiasi. Ini momentum untuk menegakkan keadilan fiskal bagi daerah penghasil,” tutup Vendy

Previous Post

Dispopar Bontang Gelar Seminar Kepemudaan, Dorong Pemuda Tingkatkan Soft Skill dan IPP

Next Post

Kontingen Kota Bontang Resmi Dilepas Menuju POPDA ke-17 di PPU

Next Post
Kontingen Kota Bontang Resmi Dilepas Menuju POPDA ke-17 di PPU

Kontingen Kota Bontang Resmi Dilepas Menuju POPDA ke-17 di PPU

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Wali Kota Bontang Sebut Silpa Rp260 Miliar Dipengaruhi Efisiensi dan Transfer Dana di Akhir Tahun
  • Sambut Peluang IKN, Wali Kota Neni Minta SDM Bontang Jangan Jadi Penonton
  • Neni Sebut Program Pelatihan Kerja di Bontang Terserap Penuh, Peserta Dinilai Antusias Tingkatkan Kompetensi
  • Neni Minta Dugaan Pungutan Jargas Gratis Segera Diklarifikasi, Tegaskan Program Tidak Dipungut Biaya
  • Turnamen Mawar Championship Bontang Pecahkan Rekor Peserta, Ketua PORDI Kaltim Sebut Bisa Jadi Percontohan Daerah Lain

Komentar Terbaru

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Saber

    © 2021 kosakata.co

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
      • NASIONAL
      • INTERNASIONAL
      • POLITIK
      • HUKUM & KRIMINAL
      • EKONOMI & BISNIS
    • OLAHRAGA
    • ADVERTORIAL
    • GAYA HIDUP
    • GRAFIS
    • VIDEO
    • RAGAM

    © 2021 kosakata.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist