BONTANG – Menjelang mutasi ke Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano menyampaikan pesan perpisahan kepada masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, toleransi, dan kondusivitas yang selama ini telah terbangun di Kota Bontang.
Pesan itu disampaikan AKBP Widho Anriano usai menghadiri kegiatan nonton bersama film “Tanah Runtuh” bersama masyarakat di Bioskop XXI Citimall Bontang, Senin (06/07/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu agenda terakhirnya sebelum resmi mengemban jabatan baru di Biro SDM Polda Kalimantan Timur.
Menurut Widho, film yang ditonton bersama mengandung banyak pesan moral yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat, seperti pentingnya keberagaman, toleransi, dan indahnya hidup berdampingan.
“Saya sengaja mengumpulkan rekan-rekan pada hari ini untuk menyaksikan film “Tanah Runtuh”. Film ini memiliki makna yang sangat baik, mulai dari keberagaman, indahnya kebersamaan, hingga toleransi beragama. Nilai-nilai seperti itulah yang selama ini kita jaga bersama di Kota Bontang,” ujarnya.
Widho mengungkapkan rasa syukur karena selama kurang lebih satu tahun menjabat sebagai Kapolres Bontang, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Ia menilai sinergi antara Polri, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, media, serta seluruh warga menjadi kunci terciptanya kondisi Kota Bontang yang aman dan kondusif.
“Alhamdulillah selama saya bertugas di Bontang, kita bisa menjaga situasi tetap aman, nyaman, dan kondusif. Baik masyarakat maupun pendatang dapat menjalankan aktivitas secara normal tanpa gangguan yang berarti,” katanya.
Seiring akan berakhirnya masa tugasnya di Kota Bontang, Widho menitipkan harapan agar semangat silaturahmi dan kebersamaan tetap dipertahankan oleh seluruh masyarakat.
“Saya hanya menitipkan kepada seluruh masyarakat Bontang agar silaturahmi dan kebersamaan yang selama ini sudah terjalin dapat terus dilanjutkan. Mari kita bersama-sama menjaga kota yang kita cintai ini agar tetap nyaman dan ramah bagi siapa pun yang berada di Bontang,” pesannya.
Terkait sejumlah perkara yang hingga kini masih dalam proses penanganan, Widho memastikan seluruh kasus akan tetap ditindaklanjuti oleh jajaran Polres Bontang di bawah kepemimpinan kapolres yang baru.
“Memang masih ada beberapa kasus yang belum selesai karena masih dalam proses. Tentunya seluruh penanganan perkara tersebut akan tetap dilanjutkan oleh pimpinan yang baru nanti,” tegasnya.
