BONTANG– Bontang Angler Community (BAC) kembali menggelar Lomba Mancing Ketintingan yang mengusung tema “Lomba yang Dirindukan”. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada 31 Mei 2026 di kawasan Kampung Wisata Bontang Kuala, Kota Bontang.
Ketua Bontang Angler Community (BAC), Abi Dzar Rachman, mengatakan lomba ini menjadi ajang yang telah lama dinantikan oleh para penghobi mancing di Kota Bontang maupun daerah sekitarnya. Selain menjadi wadah kompetisi, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan antaranggota komunitas pemancing.
“Lomba ini kami hadirkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus mengobati kerinduan para penghobi mancing untuk kembali berkumpul dalam suasana yang penuh kekeluargaan,” ujar Abi Dzar Rachman.
Sebanyak 64 peserta ambil bagian dalam perlombaan tersebut. Mereka terbagi ke dalam 21 tim, dengan masing-masing tim terdiri dari tiga orang yang menggunakan perahu ketinting selama mengikuti perlombaan di perairan Bontang.
Menurut Abi Dzar, penyelenggaraan lomba tidak hanya berorientasi pada kompetisi memancing, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata bahari yang dimiliki Kota Bontang.
“Kami ingin menunjukkan bahwa perairan laut Kota Bontang memiliki potensi yang luar biasa, baik dari sisi sumber daya perikanan maupun sebagai destinasi wisata bahari yang layak dikembangkan,” katanya.
Selain itu, BAC juga mengusung misi pelestarian lingkungan laut melalui kegiatan tersebut. Seluruh peserta diajak untuk menjaga kebersihan perairan dengan tidak membuang sampah ke laut selama perlombaan berlangsung.
Adapun tujuan utama penyelenggaraan Lomba Mancing Ketintingan BAC meliputi mempererat tali silaturahmi antar penghobi mancing, memperkenalkan potensi perairan laut Kota Bontang, menjaga dan melestarikan ekosistem laut, mendukung pengembangan wisata bahari, serta mengampanyekan budaya menjaga kebersihan laut.
Melalui kegiatan ini, BAC berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian laut semakin meningkat. Di sisi lain, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu menjadi agenda rutin yang dapat menarik minat wisatawan sekaligus menggerakkan sektor ekonomi masyarakat pesisir, khususnya di kawasan Kampung Wisata Bontang Kuala.

