No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
Advertisement
  • HOME
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM & KRIMINAL
    • EKONOMI & BISNIS
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • GRAFIS
  • VIDEO
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
No Result
View All Result

Pelatihan Hantaran TUK Diamort dan Disnaker Bontang Siap Cetak Pelaku Usaha Baru

Ahmad Ahmad by Ahmad Ahmad
Juni 24, 2026
in BERITA, Bontang, EKONOMI & BISNIS
0
Pelatihan Hantaran TUK Diamort dan Disnaker Bontang Siap Cetak Pelaku Usaha Baru
2.8k
SHARES
4k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Sebanyak 28 peserta mengikuti Pelatihan Hantaran yang diselenggarakan Tempat Uji Kompetensi (TUK) Diamort bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang dengan didampingi dua instruktrur. Yakni, Susilowati dan Ninik Andayani.

 

 

Program yang berlangsung selama 20 hari tersebut tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan membuat hantaran, mahar, dan suvenir, tetapi juga mendorong lahirnya pelaku usaha baru berbasis ekonomi kreatif.

 

Pelatihan ditutup dengan pelaksanaan uji kompetensi yang melibatkan penguji dari Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) Hantaran. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan telah memenuhi standar kompetensi minimal yang dipersyaratkan.

 

Direktur TUK Diamort,Luhur Budi Rahayuningsih, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus membuka peluang usaha mandiri yang dapat dijalankan dari rumah.

 

Menurutnya, peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis membuat hantaran, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai karakter desain yang mengangkat unsur budaya lokal.

 

“Selain keterampilan teknis, peserta juga belajar karakter desain khas daerah agar produk hantaran memiliki identitas dan nilai budaya,” ujarnya usai pelaksanaan uji kompetensi.

 

Luhur menjelaskan, usaha hantaran memiliki prospek yang cukup menjanjikan karena permintaan pasar terhadap jasa pembuatan hantaran, mahar, dan suvenir terus ada, terutama untuk kebutuhan pernikahan maupun acara keluarga lainnya.

 

“Usaha hantaran tidak membutuhkan modal besar dan bisa dikerjakan dari mana saja. Ini cocok menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat,” katanya.

Peserta Penuhi Standar Kompetensi

 

Penguji dari LSK Hantaran, Dhyna Roestianti , menilai peserta telah berhasil memenuhi standar kompetensi dasar yang dibutuhkan untuk memasuki dunia kerja maupun membuka usaha secara mandiri.

 

Meski demikian, ia menegaskan bahwa kompetensi yang diperoleh selama pelatihan harus terus dikembangkan agar mampu mengikuti perubahan tren dan kebutuhan pasar.

 

“Standar kompetensi yang diuji sudah terpenuhi, tetapi peserta perlu terus berlatih dan mengembangkan kreativitas agar mampu mengikuti kebutuhan pasar,” ujarnya.

 

Menurut Dhyna, inovasi menjadi faktor penting dalam industri hantaran yang terus berkembang. Pelaku usaha dituntut mampu menghadirkan desain yang kreatif dan sesuai dengan keinginan pelanggan.

 

Ia juga mendorong peserta memanfaatkan media sosial dan marketplace sebagai sarana promosi yang efektif untuk memperluas jangkauan pasar.

 

“Peserta muda memiliki keunggulan dalam pemanfaatan teknologi. Manfaatkan media sosial untuk mempromosikan hasil karya dan membangun usaha dari rumah,” katanya.

 

Sertifikasi Kompetensi Tingkatkan Pengakuan Tenaga Kerja

 

Dalam kesempatan yang sama, penguji LSK Hantaran lainnya, Fatimah Alwie, menjelaskan pentingnya sertifikasi kompetensi yang mengacu pada Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

 

Menurutnya, sertifikasi memberikan pengakuan terhadap kemampuan seseorang berdasarkan kompetensi yang dimiliki, bukan semata-mata berdasarkan jenjang pendidikan formal.

 

Fatimah menjelaskan bahwa peserta yang telah memiliki sertifikat kompetensi berhak memperoleh pengakuan sesuai jenjang sertifikasi yang dicapai. Sistem tersebut menjadi solusi bagi tenaga kerja terampil yang ingin meningkatkan posisi dan kesempatan kerja tanpa harus menempuh pendidikan formal dalam waktu panjang.

 

“Sertifikasi menjadi bukti bahwa seseorang memiliki kompetensi yang diakui. Ini sangat penting untuk meningkatkan daya saing dan peluang kerja,” jelasnya.

 

Selain itu, Fatimah mengingatkan peserta agar terus berinovasi dan mengikuti perkembangan tren hantaran yang terus berubah.

 

“Ketika terjun ke dunia usaha, peserta harus mampu mengembangkan inovasi sendiri agar memiliki nilai tambah dan daya saing,” ujarnya.

 

Peserta Siap Kembangkan Usaha Rumahan

 

Salah seorang peserta, Yehezkiel awondatu, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan keterampilan baru selama mengikuti pelatihan.

 

Ia mengungkapkan ketertarikannya mengikuti pelatihan karena memiliki minat pada kegiatan kreatif seperti membuat seserahan, bunga, dan berbagai kerajinan tangan lainnya.

 

Selama pelatihan, peserta mempelajari teknik membuat kreasi dari handuk, seperti bentuk ikan dan panda, serta pembuatan tas dari kain khusus.

 

“Karena saya memang suka membuat seserahan, bunga, dan berbagai kerajinan lainnya, jadi tertarik mengikuti pelatihan ini untuk menambah ilmu dan pengalaman,” ujarnya.

 

Ke depan, Yehezkiel berencana memanfaatkan keterampilan tersebut untuk menerima pesanan hantaran maupun tas sesuai kebutuhan pelanggan.

 

“Kalau ada yang memesan tas atau hantaran, insyaallah saya siap membuat sesuai keinginan pelanggan,” katanya.

 

Ia juga berencana menyiapkan berbagai contoh produk di rumah sebagai sarana promosi sekaligus langkah awal membangun usaha mandiri.

 

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu mengembangkan usaha berbasis keterampilan yang produktif, meningkatkan pendapatan keluarga, serta menjadi bagian dari penguatan sektor ekonomi kreatif di Kota Bontang.

Previous Post

Ratusan Kader Posyandu Siap Jadi Garda Terdepan Tekan Stunting di Bontang

Next Post

Lomba Mancing Ketintingan BAC Bontang 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Promosi Wisata Bahari

Next Post
Lomba Mancing Ketintingan BAC Bontang 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Promosi Wisata Bahari

Lomba Mancing Ketintingan BAC Bontang 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Promosi Wisata Bahari

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Jelang Mutasi ke Polda Kaltim, Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano Nobar Film ” Tanah Runtuh”, Titip Pesan Jaga Kebersamaan dan Kondusivitas
  • Lomba Mancing Ketintingan BAC Bontang 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Promosi Wisata Bahari
  • Pelatihan Hantaran TUK Diamort dan Disnaker Bontang Siap Cetak Pelaku Usaha Baru
  • Ratusan Kader Posyandu Siap Jadi Garda Terdepan Tekan Stunting di Bontang
  • Dukung Kesetaraan Bagi Disabilitas, Pupuk Kaltim Dorong Penguatan Pendidikan Inklusi di Kota Bontang

Komentar Terbaru

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Saber

    © 2021 kosakata.co

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
      • NASIONAL
      • INTERNASIONAL
      • POLITIK
      • HUKUM & KRIMINAL
      • EKONOMI & BISNIS
    • OLAHRAGA
    • ADVERTORIAL
    • GAYA HIDUP
    • GRAFIS
    • VIDEO
    • RAGAM

    © 2021 kosakata.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist