BONTANG—Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus angkutan karyawan dan sebuah sepeda motor di Jalan Sutan Syahrir, Kelurahan Tanjung Laut, Bontang Selatan, masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Insiden yang terjadi sekitar pukul 21.00 Wita itu mengakibatkan dua orang mengalami luka berat dan kini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Amalia Bontang.
Perwakilan perusahaan, Firman, mengatakan berdasarkan informasi sementara yang diterima perusahaan, armada bus tersebut diduga menjadi pihak yang ditabrak oleh sepeda motor ketika sedang melakukan manuver untuk berbelok.
“Informasi yang kami terima sementara, bus kami ditabrak. Saat itu bus hendak berbelok dan melakukan manuver,” ujar Firman saat dikonfirmasi.
Menurut Firman, sebelum berbelok sopir bus telah menepikan kendaraan di sisi kiri jalan dan memastikan kondisi lalu lintas dalam keadaan aman. Namun, ketika badan bus mulai melintang di badan jalan, sebuah sepeda motor datang dengan kecepatan tinggi hingga akhirnya terjadi benturan.
“Bus kami sudah menepi di sisi kiri jalan dan pengemudi sudah melihat kondisi aman sebelum melakukan manuver. Saat bus sudah melintang, ternyata pengendara motor melaju cukup kencang sehingga terjadi benturan,” katanya.
Berdasarkan pengamatan awal perusahaan, Firman menduga kecelakaan dipicu oleh laju sepeda motor yang cukup tinggi. Meski demikian, ia menegaskan dugaan tersebut bukan merupakan kesimpulan akhir dan pihaknya menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada kepolisian.
“Kami melihatnya, bus kami yang ditabrak. Namun untuk menentukan siapa yang bersalah tentu menjadi kewenangan pihak kepolisian melalui proses penyelidikan,” ujarnya.
Firman juga mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterima pihak perusahaan, pengendara sepeda motor diduga tidak membawa identitas diri maupun Surat Izin Mengemudi . Selain itu, kendaraan yang digunakan juga diduga tidak memiliki dokumen resmi.
“Sejauh informasi yang kami peroleh, pengendara tidak membawa identitas dan tidak memiliki SIM. Namun informasi ini masih menunggu hasil pemeriksaan dari pihak berwenang,” katanya.
Akibat benturan tersebut, bus mengalami kerusakan pada bagian sisi kanan, tepatnya di pintu dekat pengemudi. Sementara itu, sopir bus dipastikan selamat dan hanya mengalami syok.
“Alhamdulillah kondisi sopir aman. Hanya mengalami trauma ringan setelah kejadian,” tutur Firman.
## Polisi Masih Lakukan Olah TKP
Petugas kepolisian yang berada di lokasi menyatakan penanganan awal difokuskan pada evakuasi korban, pencarian identitas korban, serta pengamanan tempat kejadian perkara (TKP).
“Untuk sementara kami melakukan penanganan awal, mencari identitas, kemudian korban dirujuk untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar petugas.
Hingga kini, polisi belum dapat menjelaskan kronologi pasti kecelakaan karena proses penyelidikan masih berlangsung. Olah TKP dan pengumpulan alat bukti masih dilakukan.
“Untuk kronologinya masih dalam tahap penyelidikan. Saat ini masih dilakukan olah TKP, kemungkinan prosesnya berlangsung sampai malam ini bahkan besok,” katanya.
Berdasarkan data sementara, dua orang mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Keduanya masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Amalia Bontang.
“Korban yang luka ada dua orang. Berdasarkan keterangan dokter, kondisinya masih kritis,” ungkap petugas.
Polisi juga membenarkan kedua korban hingga kini belum sadarkan diri dan masih mendapatkan penanganan medis secara intensif.
