Bontang – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus mendorong peningkatan kualitas produk hasil laut lokal dengan menarik minat investor. Upaya ini dilakukan guna memperkuat daya saing produk khas Bontang di pasar nasional hingga internasional.
Kepala DPMPTSP Bontang, Muhammad Aspiannur, menilai produk-produk unggulan seperti ikan bawis kaleng dan olahan rumput laut memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Namun, pengolahan dan pemasaran produk masih perlu ditingkatkan agar dapat menembus pasar yang lebih luas.
“Kami berupaya memperkenalkan potensi hasil laut Bontang kepada investor. Dukungan investasi dibutuhkan agar produk-produk ini bisa diproduksi lebih profesional dan berdaya saing tinggi,” jelasnya, Rabu (11/6/2025).
Ia menyebut, ikan bawis kaleng bisa menjadi identitas kuliner Bontang jika diproses dengan teknologi modern dan dikemas sesuai standar industri. Produk ini diyakini memiliki peluang besar di pasar nasional.
“Bontang punya potensi laut yang luar biasa. Kalau diolah dengan baik, ikan bawis bisa menjadi produk unggulan yang dikenal luas di luar daerah,” ucapnya.
Di samping itu, rumput laut yang selama ini dijual dalam bentuk mentah dinilai masih belum dimanfaatkan secara maksimal. Dengan masuknya investor, rumput laut dapat diolah menjadi produk bernilai tambah tinggi.
“Kami mendorong agar rumput laut tidak hanya dijual sebagai bahan baku. Produk turunan seperti makanan, kosmetik, atau bahan farmasi bisa dikembangkan lebih lanjut,” lanjutnta.
DPMPTSP juga menyatakan kesiapan untuk memberikan kemudahan perizinan dan fasilitas penunjang bagi para investor yang ingin masuk ke sektor hasil laut. Pemerintah berharap sinergi antara pelaku usaha lokal dan investor bisa memperkuat fondasi ekonomi daerah.
“Kami ingin produk hasil laut Bontang naik kelas dan menjadi komoditas unggulan yang diakui secara nasional bahkan global,” pungkas Aspiannur.

