No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
Advertisement
  • HOME
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM & KRIMINAL
    • EKONOMI & BISNIS
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • GRAFIS
  • VIDEO
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
No Result
View All Result

Isu Kenaikan PBB-P2 di Balikpapan, Anggaran Pajak Daerah Naik Rp350 Miliar

Ahmad Ahmad by Ahmad Ahmad
Agustus 21, 2025
in BERITA, EKONOMI & BISNIS
0
Isu Kenaikan PBB-P2 di Balikpapan, Anggaran Pajak Daerah Naik Rp350 Miliar
830
SHARES
1.8k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BALIKPAPAN – Isu kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, tengah menjadi sorotan publik. Sejumlah warga mengeluhkan lonjakan tarif yang dinilai tidak wajar, hingga memicu perdebatan di media sosial.

Salah satu warga, Arif Wardhana dari Balikpapan Utara, mengaku kaget setelah menerima Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) 2025 untuk tanah milik orang tuanya. Jika sebelumnya keluarganya hanya membayar sekitar Rp306 ribu per tahun, kini jumlahnya melonjak drastis menjadi Rp9,5 juta. Kenaikan ini setara hampir 3.000 persen dalam satu tahun.

Sejak 2014, pemerintah memang membedakan PBB menjadi dua kategori: PBB Sektor Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan (PBB-P3) yang dikelola pusat, serta PBB-P2 yang sepenuhnya dikelola pemerintah daerah. Artinya, pemungutan hingga penetapan tarif PBB-P2 merupakan kewenangan pemerintah kota/kabupaten, dan hasilnya 100 persen masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dana tersebut digunakan untuk membiayai pembangunan, pelayanan publik, hingga kebutuhan dasar masyarakat.

Data dari Kementerian Keuangan RI menunjukkan tren kenaikan signifikan PAD Kota Balikpapan dari sektor pajak daerah dalam lima tahun terakhir:

  • 2025: Rp1,3 triliun

  • 2024: Rp958 miliar

  • 2023: Rp870,46 miliar

  • 2022: Rp631,64 miliar

  • 2021: Rp515 miliar

  • 2020: Rp515,29 miliar

Terlihat bahwa PAD Balikpapan meningkat hampir 2,5 kali lipat dalam kurun lima tahun. Kenaikan paling besar terjadi pada 2025 dibandingkan 2024, yakni sekitar Rp350 miliar.

Kenaikan PAD tersebut, yang salah satunya ditopang oleh PBB-P2, kini menjadi perhatian serius masyarakat. Warga berharap pemerintah kota bisa memberi penjelasan lebih transparan terkait dasar penetapan tarif PBB agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Previous Post

Penertiban PKL di Pasar Taman Rawan Indah Bontang Hanya Bertahan Sehari

Next Post

Disdukcapil Bontang Imbau Warga Lakukan Update Data Kependudukan

Next Post
Disdukcapil Bontang Imbau Warga Lakukan Update Data Kependudukan

Disdukcapil Bontang Imbau Warga Lakukan Update Data Kependudukan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Kolaborasi PT PAMA Persada dan Sat Lantas Polres Bontang, Tanamkan Budaya Tertib Lalu Lintas Pelajar di SMKN 3 Bontang Melalui Program Pama Safe School
  • Bonnie Sukardi Pimpin KKP Bontang Periode 2025-2030, Tekankan Kekeluargaan dan Kontribusi untuk Daerah
  • Kapal Bontang Express 2 Terancam Disita, DPRD Bontang Pertanyakan Status Aset
  • Bontang Express 2 Terancam Sita Eksekusi, DPP PHM Dorong Pembentukan Pansus
  • Tak Kunjung Tuntas, DPRD Bontang Beri KNE Tenggat 2 Minggu Soal Pesangon Eks Karyawan Kaltim Ekuator

Komentar Terbaru

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Saber

    © 2021 kosakata.co

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
      • NASIONAL
      • INTERNASIONAL
      • POLITIK
      • HUKUM & KRIMINAL
      • EKONOMI & BISNIS
    • OLAHRAGA
    • ADVERTORIAL
    • GAYA HIDUP
    • GRAFIS
    • VIDEO
    • RAGAM

    © 2021 kosakata.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist