No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
Advertisement
  • HOME
  • BERITA
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • POLITIK
    • HUKUM & KRIMINAL
    • EKONOMI & BISNIS
  • OLAHRAGA
  • ADVERTORIAL
  • GAYA HIDUP
  • GRAFIS
  • VIDEO
  • RAGAM
No Result
View All Result
  • Login
kosakata.co
No Result
View All Result

DPRD Bontang Bongkar Dugaan Mark Up Tarif Air Rusunawa, Wawali Agus Haris: Harus Ada Sanksi Tegas

Ahmad Ahmad by Ahmad Ahmad
Agustus 27, 2025
in BERITA, Bontang
0
DPRD Bontang Bongkar Dugaan Mark Up Tarif Air Rusunawa, Wawali Agus Haris: Harus Ada Sanksi Tegas
893
SHARES
1.6k
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BONTANG – Polemik mencuat di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang. Dugaan adanya mark up tarif air bersih oleh oknum pengelola terungkap saat DPRD Bontang melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa (26/8/2025).

Dalam sidak tersebut, Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, menemukan bahwa penghuni rusun dibebankan biaya air hingga Rp13 ribu per kubik setelah pemakaian subsidi 15 kubik. Padahal, menurut keterangan Direktur Utama Perumda Tirta Taman, Suramin, tarif resmi yang ditetapkan hanya Rp3.750 per kubik. Selisih harga tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi pengelolaan.

Menanggapi temuan itu, Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, mengaku kaget dan menegaskan bahwa manipulasi pelayanan dasar tidak bisa ditoleransi.

“Saya kaget dan heran. Tidak boleh ada manipulasi, apalagi ini menyangkut kebutuhan air masyarakat. Harus ada sanksi bagi pihak yang bertanggung jawab,” tegasnya, Rabu (27/8/2025).

Agus Haris menekankan agar tidak ada pihak yang menekan masyarakat kurang mampu yang menghuni rusunawa demi keuntungan pribadi. Untuk sementara, ia menyerahkan persoalan ini kepada Dinas Perkim guna menelusuri dokumen resmi terkait penetapan biaya air.

Pemkot Bontang sendiri tidak berencana melakukan sidak ulang karena menilai langkah DPRD sudah cukup. Namun, Haris menegaskan bahwa persoalan ini bisa berpotensi masuk ranah pidana jika terbukti ada penyelewengan anggaran.

“Harus ada tindakan tegas. Jangan mengambil keuntungan di tengah kesusahan orang lain. Kalau mau bisnis silakan di luar pemerintah, tapi jangan pada aset pemkot,” pungkasnya.

Kasus ini menambah daftar sorotan publik terhadap pengelolaan fasilitas umum di Kota Bontang. Masyarakat pun menunggu tindak lanjut Pemkot dan aparat hukum dalam menyelesaikan persoalan mark up tarif air bersih ini.

Previous Post

Ditresnarkoba Polda Kaltim Amankan 1 Kg Sabu dan 2.560 Butir Ekstasi di Samarinda

Next Post

HUT ke-80, Kejari Bontang Gelar Pasar Murah Bantu Ringankan Beban Warga

Next Post
HUT ke-80, Kejari Bontang Gelar Pasar Murah Bantu Ringankan Beban Warga

HUT ke-80, Kejari Bontang Gelar Pasar Murah Bantu Ringankan Beban Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No Result
View All Result

Pos-pos Terbaru

  • Ratusan Kader Posyandu Siap Jadi Garda Terdepan Tekan Stunting di Bontang
  • Kasus Kekerasan Anak dan Perempuan Tertinggi di Bontang Terjadi di Loktuan
  • Ditengah Tekanan Fiskal, Pemkot Bontang Prioritaskan Anggaran Pendidikan hingga Rp400 Miliar
  • Sekolah Swasta Kekurangan Murid Terancam Tanpa Insentif, Wali Kota Bontang Cari Solusi
  • Korsik Satpol PP Bontang Sukses Iringi Upacara Harkitnas, Ahmad Yani: Butuh Kekompakan dan Persiapan Matang

Komentar Terbaru

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Saber

    © 2021 kosakata.co

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • BERITA
      • NASIONAL
      • INTERNASIONAL
      • POLITIK
      • HUKUM & KRIMINAL
      • EKONOMI & BISNIS
    • OLAHRAGA
    • ADVERTORIAL
    • GAYA HIDUP
    • GRAFIS
    • VIDEO
    • RAGAM

    © 2021 kosakata.co

    Welcome Back!

    Login to your account below

    Forgotten Password?

    Create New Account!

    Fill the forms below to register

    All fields are required. Log In

    Retrieve your password

    Please enter your username or email address to reset your password.

    Log In

    Add New Playlist