BONTANG — Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung generasi muda yang berprestasi dan berkontribusi bagi kemajuan daerah. Komitmen itu ditunjukkan melalui pemberian penghargaan kepada delapan pemuda berprestasi usai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, Selasa (28/10/2025).
Delapan pemuda tersebut mewakili berbagai bidang kreativitas dan inovasi, mulai dari wirausaha muda, pramuka berprestasi, sineas film pendek, inovator kuliner, desainer grafis, hingga musisi berbakat. Mereka menjadi simbol semangat baru pemuda Bontang yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Kabid Kepemudaan Dispoparekraf Kota Bontang, Idhamsyah, mengatakan bahwa penghargaan ini bukan sekadar bentuk pengakuan, melainkan bagian dari upaya nyata pemerintah daerah dalam mendorong tumbuhnya ekosistem kepemudaan yang produktif.
“Kami ingin memberi ruang dan apresiasi bagi pemuda yang berani berkarya. Mereka adalah bukti bahwa anak muda Bontang mampu berprestasi dan membawa nama daerah ke tingkat nasional,” ujar Idhamsyah.
Ia menambahkan, Dispoparekraf akan terus memperluas dukungan bagi para pemuda kreatif melalui berbagai program pembinaan, pelatihan, dan kolaborasi lintas sektor.
“Tugas kami bukan hanya memberi penghargaan, tapi juga menyiapkan wadah agar potensi mereka bisa berkembang dan berdampak,” tambahnya.
Momentum peringatan Sumpah Pemuda tahun ini menjadi panggung penting untuk menunjukkan bahwa pemerintah daerah tidak hanya merayakan semangat historis, tetapi juga menegaskan peran strategisnya dalam membangun generasi unggul.
Upacara yang digelar di Lamin Etam, Lapangan Kodim 0908 Bontang ini, turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Bontang Aji Erlynawati, Dandim 0908 Bontang Letkol Inf. Aryo Bagus Daryanto, serta perwakilan DPRD dan Polres Bontang.
Dalam upacara tersebut, Aji membacakan amanat Menpora Erick Thohir yang menekankan pentingnya peran pemuda sebagai penggerak kemajuan bangsa di era digital.
“Pemuda dan pemudi Indonesia harus menjadi pelaku perubahan, bukan sekadar penonton,” ucap Aji.
Dengan tema “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, Dispoparekraf berharap generasi muda Bontang mampu menggunakan teknologi dan kreativitas untuk membangun hal-hal positif bagi masyarakat.
“Kami percaya, dengan dukungan dan wadah yang tepat, pemuda Bontang akan menjadi pelopor ekonomi kreatif dan inovasi daerah,” tutup Idhamsyah.

