Bontang — Proses serah terima Rumah Kreasi Milenial di Jalan H. M. Ardans belum juga rampung. Bangunan yang digadang-gadang sebagai ruang ekspresi kreativitas anak muda itu hingga kini belum resmi dialihkan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ke Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kota Bontang.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menegaskan hal tersebut saat ditemui usai Upacara Peringatan Hari Pramuka ke-64 di Lapangan Bessai Berinta, Rabu, 29 Oktober 2025.
“Kan belum ada serah terima. Asetnya di mana belum jelas. Terus memang saya juga belum melihat,” ujarnya.
Ia menyebut, PUPR belum menyerahkan aset tersebut kepada Disporaparekraf, sementara Disporaparekraf juga belum bersedia menerima karena sejumlah bagian disebut masih belum siap.
“Dinas PUPR belum menyerahterimakan kepada Dispora. Dispora juga belum mau menerimakan,” kata Neni.

Dari laporan yang diterimanya, kondisi fisik Rumah Kreasi Milenial belum sepenuhnya memenuhi standar. Beberapa bagian gedung masih dinilai belum sempurna sehingga perlu pembenahan lanjutan.
“Kondisinya belum sempurna menurut informasi. Karena Bunda juga belum melihat. Ya, pasti kami benahi lah ke depannya,” tutur Neni.
Selain persoalan teknis, Neni menyinggung dinamika pengguna fasilitas tersebut. Meskipun diberi nama Rumah Kreasi Milenial, menurutnya tempat itu justru lebih banyak diisi oleh Generasi Z.
“Lebih banyak Gen Z kali ya. Kalau milenial kan beberapa saja. Kecuali kalau Gen Z bisa semua. Ya, apa saja lah nanti atas keputusan bersama,” ujarnya.
Hingga kini, belum ada kepastian kapan serah terima dilakukan. Pemerintah Kota Bontang disebut akan menunggu kejelasan aset serta memastikan kondisi bangunan siap sebelum difungsikan optimal sebagai ruang kreativitas pemuda.

