BONTANG — Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) melalui Bidang Kepemudaan melaksanakan pembentukan karakter bagi para Purna Duta Anti Narkoba 2024. Kegiatan berlangsung selama dua hari satu malam di Edelweiss Camping Ground dengan pola pelatihan disiplin ala TNI, bekerja sama dengan Kodim selama dua hari yakni 26 hingga 27 November 2025.
Kabid Kepemudaan Dispopar, Idhamsyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan proses pembentukan mental setelah para peserta menyelesaikan tugas sebagai Duta Anti Narkoba 2024. Program ini sekaligus menjadi persiapan sebelum mereka menerima apresiasi dari Wali Kota Neni Moerniaeni, yaitu pemberangkatan belajar ke Kampung Inggris.
“Setelah selesai menjadi duta, mereka kami tempa lagi mentalnya agar siap dan lebih kuat. Mereka tidak tahu konsep kegiatannya, awalnya mereka pikir hanya camping biasa. Sampai ada yang bawa tenda dan koper,” ujar Idhamsyah, saat ditemui dikantor kantor Dispopar Bontang Jakan Jendral Sudirman, Tanjung Laut, Bontang Selatan, Jumat (27/12/2025) siang
Namun, sesampainya di lokasi, peserta langsung diberi kejutan. Mereka harus berjalan kaki sekitar satu kilometer, merayap, dan melakukan berbagai instruksi fisik lainnya. Pelatihan juga dilakukan hampir setiap jam, termasuk pengalaman tidur tidak maksimal (tidur ayam) seperti latihan dasar militer.
Menurut Idhamsyah, momen tersebut menjadi fase penting dalam pembentukan karakter peserta.
“Tadi malam saya kumpulkan mereka. Terlihat makin solid dari cara mereka menjalankan tugas. Talenta mereka terbentuk, yang tadinya biasa saja kalau disuruh, sekarang lebih tegas,” ujarnya.
Para peserta datang dengan truk tanpa diperbolehkan membawa kendaraan pribadi. Hal ini menjadi bagian dari ujian mental agar mereka mampu beradaptasi dalam situasi tidak terduga.
“Saya bukan membohongi mereka, tapi menguji mereka agar bisa survive. Saya perhatikan wajah-wajah mereka kaget, terutama peserta perempuan. Ada yang manja, ada yang lambat geraknya. Di camp itu mereka benar-benar dilatih ala TNI,” jelasnya.
Selain para Duta Anti Narkoba, sekitar 14 staf Dispopar yang sebelumnya memiliki dinamika internal juga disertakan dalam pelatihan. Hasilnya mengejutkan.
“Bahkan ada staf yang sebelumnya berselisih dan sulit saya damaikan. Sepulang dari sana mereka langsung akur. Saya sendiri sampai dimarahi pelatihnya,” kata Idhamsyah sambil tertawa.
Idhamsyah berharap pelatihan ini bisa menjadi bekal karakter, disiplin, dan solidaritas bagi para ex Duta Anti Narkoba 2024 dan Duta Anti Narkoba Selanjutnya, terutama menjelang keberangkatan mereka mengikuti program pembelajaran di Kampung Inggris.

